Breaking News:

Pemerintah Tolak Kepengurusan Demokrat Kubu Moeldoko, Andi Arief : Secercah Cahaya Muncul

Andir Arief juga menilai keputusan Yasonna Laoly dan Mahmud MD menolak kepengurusan Partai Demokrat kubu Moeldoko sudah tepat.

Tribunnews.com
Andi Arief menilai keputusan Pemerintah menolak kepengurusan Partai Demokrat kubu Moeldoko sudah tepat 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Andir Arief menganggap keputusan pemerintah menolak mensahkan kepengurusan Partai Moeldoko sebagai angin segar.

Andir Arief juga menilai keputusan Yasonna Laoly dan Mahmud MD menolak kepengurusan Partai Demokrat kubu Moeldoko sudah tepat.

Diketahui bersama Pemerintah menolak permohonan pengesahan kepengurusan Partai Demokrat kubu Moeldoko.

Menteru Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan berdasar hasil verifikasi masih terdapat dokumen yang belum lengkap.

Dokumen yang dimaksud adalah perwakilan DPD, DPC, serta tidak adanya mandat dari ketua DPD dan DPC.

"Dengan demikian, pemerintah menyatakan, bahwa permohonan pengesahan terkait KLB 5 maret 2021, ditolak," ujar Yasonna, dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (31/3/2021).

Selain itu, alasan menolak mensahkan kepengurusan Partai Demokrat kubu Moeldoko, Kemenkumham merujuk Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat tahun 2020 yang telah disahkan dan dicatatkan.

Dengan begitu, Yasonna Laoly mengatakan, Kemenkumham tidak berwenang menilai soal perubahan AD/ART yang diajukan Partai Demokrat kubu Moeldoko.

Maka itulah, Yasonna Laoly mempersilahkan kubu Moeldoko mengajukan gugatan ke pengadilan apabila masih merasa AD/ART Partai Demokrat tahun 2020 tidak sesuai dengan Undang-Undang (UU) Partai Politik.

Moeldoko terpilih jadi Ketum Partai Demokrat versi KLB di Deliserdang
Moeldoko terpilih jadi Ketum Partai Demokrat versi KLB di Deliserdang (Kompas TV/Kompas.com)

"Argumen-argumen tentang AD/ART tersebut yang disampaikan pihak KLB Deli Serdang, kami tidak berwenang untuk menilainya, biarlah itu menjadi ranah pengadilan," kata dia.

Halaman
1234
Penulis: Sanjaya Ardhi
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved