Breaking News:

Pasca Penyerangan di Mabes Polri, Pengamanan di Balaikota Bogor Ditingkatkan

Pemkot Bogor meningkatan pengamanan di kawasan Balaikota usai terjadi penyerangan di Mabes Polri.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Pengamanan di Balaikota Bogor ditingkatkan 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pemkot Bogor meningkatan pengamanan di kawasan Balaikota usai terjadi penyerangan di Mabes Polri.

Pantauan TribunnewsBogor.com, Kamis (1/3/2021) akses pintu keluar masuk pun dibatasi menjadi satu pintu.

Selain itu pagar gerbang Balaikota Bogor pun hanya dibuka setengah.

Disana terlihat juga petugas Satpol PP yang berjaga untuk menanyakan pengunjung yang datang.

Selain itu pintu masuk menuju Balaikota Bogor yang awalnya bisa diakses dari Jalan Kapten Muslihat pun ditutup sementara.

Sehingga kendaraan roda dua dari Balaikota ataupun dari Kantor Eks DPRD tidak bisa terhubung.

Akses jalur kendaraan menghubungkan dua tempat itupun ditutup menggunakan water barier dan dijaga oleh petugas Satpol PP Kota Bogor.

Sehingga bagu warga yang akan mengakses pelayanan di Balaikota Bogor bisa melewati Jalan Ir H Djuanda.

Kabid Komunikasi dan Informasi Publik (KIP)  Diskominfo Kota Bogor Abdul Manan Tampubolon memeastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap buka seperti biasa.

Terlebih di komplek Baiakota terdapat beberapa isntansi pelayanan publik.

"Pelayanan kepada publik tetap berjalan, jadi tidak berarti (peningkatan keamanan) kemudian menjadi susah untuk mengakses pelayanan publik, justru langkah langkah ini agar masyarakat menjadi aman dan nyaman serta tenang ketika akan mengakses pelayanan publik," katanya saat dihubungi TribunnewsBogor.com.

Manan menjelaskan peningkatan keamanan di Balaikota Bogor dilakukan dalam upaya pencegahan dan kewaspadaan terhadap situasi yang berkembang di luar Kota Bogor.

"Iya kan dalam keterangan pers tadi pagi setelah pak wali ikut apel di Mako Brimon itu disampaikan juga bahwa fokus penjagaan tidak hanya ditempat ibadah atau lokasi yang akan digunakan publik kaitan dengan hari besar kedepan tapi juga kebeberapa lokasi intansi publik lainnya," ujarnya.

Manan menegaskan bahwa peningkatan keamanan dan mepertebal keamanan sebagai  langkah pencegahan dan kewaspadaan untuk membuat lingkungan objek vital baik kantor pemerintahan ataupun intansi pelayanan publik menjadi tetap aman dan juga nyaman untuk digunakan baik untuk masyarakat yang membutuhkan ataupun oleh orang yang bekerja disana. 
 

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved