Breaking News:

Petugas Bersenjata Akan Berjaga di Gereja dan Pusat Perekonomian di Kota Bogor

Pasca teror yang terjadi di Makasar dan Mabes Polri pengamanan di wilayah Kota Bogor tingkatkan.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Paska teror yang terjadi di Makasar dan Mabes Polri pengamanan di wilayah Kota Bogor tingkatkan. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pasca teror yang terjadi di Makasar dan Mabes Polri pengamanan di wilayah Kota Bogor ditingkatkan.

Nanrinya petugas bersenjata akan diturunkan untuk berjaga di gerja dan pusat pusat perekonomian di Kota Bogor.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan bahwa untuk melakukan antisipasi gangguan kamtibmas di Indonesia paska kejadian di Mabes Polri dan Makasar perlu menjadi perhatian semua pihak.

"Kami dari Porlesta Bogor Kota menurunkan 800 personel itu hanya Polri juga dari TNI menurunkan 300 personel berharap bahwa pelaksanaan pengamanan di  gereja di Kota Bogor yang akan dilaksanakan selama tiga hari ini bisa berlangsung dengan aman," ujarnya usai apel gelas pasukan di Mako Brimob Kedung Halang, Kamis (1/4/2021)

Tak hanya personel pihaknya juga membekali peronel dengan senjata lengkap dan kebdaraan taktis.

Kombes Pol Susatyo mengatakan bahwa pihaknya bersiap untuk resiko terburuk dengan menyiagakan petugas bersenjata.

"Kami bersiap sesui eskalasi kita akan turunkan temasuk ditengah pusat-pusat perekonomian kita akan turunkan tim disana bersenjata," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved