Teroris Serang Mabes Polri

Tulis Surat Wasiat, Pelaku Teror Bom Makassar dan Mabes Polri Disebut Pakar Trik Tutupi Rasa Takut

sebelum melakukan aksi terorisme tersebut, para pelaku ini sempat menulis surat wasiat dan mengaku siap mati.

Penulis: Uyun | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
kolase Youtube Kompas TV/ist
Teroris bom Makassar dan Mabes Polri tulis surat wasiat, pakar ungkap fakta ketakutan 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Pakar tulisan tangan atau grafolog mengidentifikasi kepribadian para pelaku terduga teroris yang beraksi di Gereja Katedral Makassar dan Mabes Polri.

Seperti diketahui, ZA, Lukman dan istri rela bertarung nyawa saat melakukan aksi teror di Gereja Makassar dan Mabes Polri.

Bahkan, sebelum melakukan aksi terorisme tersebut, para pelaku ini sempat menulis surat wasiat.

Dalam surat wasiat tersebut, Lukman pelaku aksi teror di Gereja Katedral Makassar mengaku siap mati syahid.

"Yang bersangkutan berpamitan, dan siap untuk mati syahid," ungkap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, saat baca surat wasiat pelaku.

Kemudian, untuk terduga teroris yang lain, yakni ZA pun melakukan hal serupa.

Namun, sebelum menuliskan siap mati, ZA dan Lukman terlebih dulu meminta maaf kepada keluarganya.

Baca juga: Terduga Teroris ZA Pamit Lewat WA Grup, Ayah Ungkap Alasan Tak Cegah Anaknya Pergi : Belum Sempat

Baca juga: Pemakaman ZA Penyerang Mabes Polri, Ibu Nangis Depan Makam, Ga Sangka Anaknya Teroris: Kok Kamu Gini

Mengenai hal tersebut, presenter Metro TV penasaran dengan karakter kedua pelaku terduga teroris ini dan menyakannya pada Deborah Dewi, selaku grafolog.

Pakar tulisan tangan atau grafolog yang bernama Deborah Dewi mengungkapkan karakter terduga teroris yang diidentifikasi lewat tulisan tangannya.

FOLLOW:

"Kalau dilihat dari surat wasiat yang dituliskan pelaku teror di Makassar dan di Jakarta ini ada kemiripan. Sama-sama minta maaf dengan keluarganya, kemudian berpamitan.

Kalau mabak Deborah melijhat dari sisi emosional atau secara psikis, apa makna yang tersirat dari tulisannya?" tanya presnter MetroTV, dilansir TribunnewsBogor.com dari MetroTV News.

Baca juga: Kesaksian Tetangga soal Keseharian Terduga Teroris ZA, Berubah Sejak Masuk Kuliah: Jarang Komunikasi

Baca juga: Jelang Ibadah Paskah, TNI-Polri Cek Pengamanan dan Prokes di Gereja Kota Bogor

Ketika ditanyakan maknanya, grafolog mengaku cara menganalisis karakter tersebut bukan dari segi melihat isi tulisan.

Melainkan dari gaya tulisan sang pelaku teror.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved