Breaking News:

Teroris Serang Mabes Polri

Tulis Surat Wasiat, Pelaku Teror Bom Makassar dan Mabes Polri Disebut Pakar Trik Tutupi Rasa Takut

sebelum melakukan aksi terorisme tersebut, para pelaku ini sempat menulis surat wasiat dan mengaku siap mati.

Penulis: Uyun | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
kolase Youtube Kompas TV/ist
Teroris bom Makassar dan Mabes Polri tulis surat wasiat, pakar ungkap fakta ketakutan 

"Kalau melihat dari kacamata grafolog. Meskipun dua-duanya terlihat melakukan aksi yang sangat berani, bahkan meresikokan kehilangan nyawa.

Sebetulnya perilaku dari kedua pelaku ini didorong oleh rasa cemas, rasa takut, rasa tidak percaya diri dan tidak aman yang sangat tinggi," ujar pakar tulisan atangan atau grafolog.

Foto terduga teroris yang baku tembak di Mabes Polri
Foto terduga teroris yang baku tembak di Mabes Polri (Kompas TV)

Kecemasan pelaku sebelum beraksi pun terlihat dari gaya tulisannya.

"Saya melihat indikator secara komperehensif tentang perilaku subyek.

Terkait perilaku subyek, jadi rasa insecurity, rasa tidak aman, cemas ada banyak. Indikator grafiknya ada 6 yang mengerucut kepada kecemasan," pungkas grafolog.

Baca juga: Demi Keamanan, Anggota Polsek Bojonggede Bakal Dilengkapi Rompi Anti Peluru saat Betugas

Baca juga: Kisah Mayat Hilang dari Kuburannya, Kain Kafan Tertinggal, Korban Ditemukan Tanpa Busana di Laut

Berikut adalah isi surat wasiat terduga teroris yang menyerang Mabes Polri

"Wahai mamaku, maafin Zakiah yang belum pernah membalas pemberian keluarga. Mama, ayah jangan lupa senantiasa beribadah kepada Allah SWT, dan jangan tinggalkan sholat. Semoga Allah kumpulkan kembali keluarga di surga.

Mama, sekali lagi Zakiah minta maaf. Zakiah sayang banget sama mama. Tapi Allah lebih menyanyangi hamba-Nya. Makanya Zakiah tempuh jalan ini, sebagaimana jalan Nabi/Rasul Allah untuk selamatkan Zakiah dan dengan izin Allah bisa memberi syafaat untuk mama dan keluarga di akhirat.

Pesan Zakiah untuk mama dan keluarga berhenti berhubungan dengan bank (kartu kredit) karena itu riba dan tidak diberkahi allah. Pesan berikutnya agar mama berhenti bekerja menjadi dawis (cek lagi) yang membantu kepentingan pemerintah thagut.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved