Breaking News:

Ketika Korban Teror Dipertemukan dengan Eks Teroris : Butuh Proses

Satu per satu korban dari aksi terorisme tak kuasa menitikan air matanya saat membayangkan nasibnya kini yang berubah total.

Istimewa
Suasana silaturahmi antara penyintas dan mitra deradikalisasi yang digelar Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) di Cisarua, Puncak, Kabupaten Bogor. 

"Kalau rasa dendam alhamdulillah enggak, mungkin awal-awal aja, tapi semua itu butuh proses sih untuk move on sampai dengan sekarang ini," kata Cinatali.

Dia berharap kepada masyarakat khususnya kepada para keluarga untuk mengawasi anak dan saudaranya agar jangan sampai terpapar pemahaman radikal.

"Peran keluarga sangat penting. Harapannya jangan sampai terjadi lagi, cukup kami, jangan ada korban lagi," ujarnya.

Korban teror lain, Fitriani, mengaku dia tak kuasa ketika melihat kondisi nasib korban teror lain akibat keganasan terorisme ini.

Sebab, dia mengaku sedikit beruntung dibanding korban-korban lainnya.

"Yang pasti gak kuat lah, saya sebagai korban saja bisa merasakan. Maksudnya dalam hal, ya Allah saya masih beruntung daripada teman-teman saya. Semoga mereka bisa lebih kuat lagi, semoga tidak ada korban-korban lagi, khususnya orang-orang yang harusnya beraktifitas normal akan tetapi terpaksa menjadi disabilitas seperti kami," kata Fitriani.

Suasana silaturahmi antara penyintas dan mitra deradikalisasi yang digelar Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) di Cisarua, Puncak, Kabupaten Bogor.
Suasana silaturahmi antara penyintas dan mitra deradikalisasi yang digelar Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) di Cisarua, Puncak, Kabupaten Bogor. (Istimewa)

Ketika dipertemukan dengan mantan-mantan teroris, Fitriani mengaku awalnya takut.

Namun dia yakin bahwa setiap orang pasti bisa berubah menjadi lebih baik.

"Untuk saya pribadi, awal-awal itu takut ya pasti, karena mereka (eks teroris) berkomitmen untuk menjadi lebih baik, saya yakin dan percaya, karena setiap manusia bisa berubah," ungkapnya.

Terpisah, Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli menambahkan bahwa pertemuan kedua belah pihak ini adalah untuk memutus rasa dendam atau sakit hati diantara mereka.

Halaman
123
Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved