Anggota KPK Meninggal
Pegawai KPK yang Ditemukan Tewas di Gunungsindur Bogor Dipulangkan ke Lampung
Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berinisial JS yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumah dibawa ke kampung halamannya di Lampung.
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Vivi Febrianti
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, GUNUNGSINDUR - Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berinisial JS yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumah dibawa ke kampung halamannya di Lampung.
Pasca korban ditemukan tewas di dalam rumah, korban dievakuasi menggunakan protokol kesehatan.
"Langsung dibawa ke Lampung, orang Lampung," kata Kapolsek Gunungsindur AKP Birman Simanullang.
Dia menjelaskan bahwa pasca korban ditemukan, polisi tidak mendapati adanya indikasi tindak kejahatan.
Korban diduga meninggal karena penyakit yang dideritanya.
"Enggak ada (indikasi tindak kejahatan), itu karena sakit, ada riwayat TBC," kata Birman.
Dia menuturkan bahwa korban dikenal akrab dan sering bercengkrama dengan warga dan tetangga.
Baca juga: BREAKING NEWS - Seorang Anggota KPK Ditemukan Tewas di Rumahnya di Gunungsindur Bogor
Maka, ketika korban tak kunjung keluar rumah, tetangga menjadi curiga sampai akhirnya korban ditemukan sudah meninggal dunia.
"Warga curiga karena pas ditelepon enggak diangkat-angkat, kan dia akrab sama warga sekitar, dari situlah tetangganya curiga diteriakkin enggak nyahut, akhirnya tetangganya dobrak jendela dan di dalam rumah dekat pintu sudah meninggal dunia," katanya.
Sempat Tak Ingin Ditemui
Kapolsek Gunungsindur AKP Birman Simanullang mengatakan bahwa korban dikenal kerap bercengkrama dengan tetangganya dan masih aktif bertugas di KPK.
"Tinggal sendiri dan masih aktif (di KPK)," kata AKP Birman Simanullang saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (4/4/2021).
Sebelum ditemukan meninggal dunia di dalam rumah, korban sempat pergi bertugas ke Medan.
Sepulang bertugas ke Medan, selama beberapa hari korban tak kunjung keluar rumah sehingga membuat tetangga khawatir.
"Korban sudah mengurung diri di dalam rumah selama kurang lebih 3 hari setelah beliau pulang dari bekerja di Medan," katanya.
Sepulang dari Medan, korban juga sempat tidak mau didekati warga sekitar yang biasa bercengkrama dan meminta tetangga tunggu di depan rumah tanpa masuk ke dalam rumah jika ingin menemuinya.
Baca juga: Anggota KPK Tewas di Dalam Rumahnya di Bogor, Korban Pulang Bertugas dari Medan
Karena tetangga curiga, pintu rumah korban akhirnya didobrak kemudian didapati bahwa korban sudah meninggal dunia.
"Pada akhirnya Sabtu tanggal 03 April 2021, kurang lebih pukul 18.30 WIB, warga mendobrak rumah korban karena korban sudah tidak bisa dihubungi dan diketok-ketok pintu rumahnya tidak ada tanggapan dari korban. Setelah didobrak diketahui korban sudah terbujur kaku di dalam rumah," ujarnya.
Birman menuturkan bahwa korban meninggal dunia diduga karena penyakit yang dideritanya.
"Menurut informasi warga sekitar dan rekan kerja di KPK, korban mempunyai riwayat penyakit TBC. korban diurus dengan prokes oleh petugas medis dari Rumah Sakit Hermina Serpong sesuai permintaan pihak keluarga dan rekan kerja korban di KPK," pungkasnya. (*)