Breaking News:

Sampaikan Duka untuk Korban Bencana di NTT dan NTB, Presiden Jokowi Minta BNPB Bergerak Cepat

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan untuk segera memperhatikan para korban banjir dan longsor

Twitter Mata Najwa
Presiden Jokowi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan untuk segera memperhatikan para korban banjir dan longsor di Nusa Tenggara Timur ( NTT ) dan Nusa Tenggara Barat ( NTB ).

Jokowi menyampaikan ucapan duka cita kepada korban banjir bandang dan tanah longsor di Nusa Tenggara Timur (NTT) serta Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Atas nama pribadi dan seluruh rakyat Indonesia saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas korban meninggal dunia dalam musibah tersebut," kata Jokowi melalui tayangan video YouTube Sekretariat Presiden, Senin 5 April 2021.

"dan saya juga memahami kesedihan yang dialami saudara-saudara kita akibat dampak yang ditimbulkan dari bencana ini," kata Jokowi.

Baca juga: 63 Warga Tewas Dalam Tragedi Banjir Bandang di Flores Timur: Korban Tertimbun Belum Digali

Foto : Banjir memporakporandakan rumah warga di Kabupaten Flores Timur, NTT, Minggu (4/4/2021).
Foto : Banjir memporakporandakan rumah warga di Kabupaten Flores Timur, NTT, Minggu (4/4/2021). (Dokumen warga/istimewa via Kompas.com)

Jokowi telah memerintahkan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kepala Basarnas, Menteri Sosial, Menteri Kesehatan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Panglima TNI, hingga Kapolri untuk segera melakukan evakuasi korban.

Presiden juga meminta penanganan korban dan dampak bencana dilakukan secara cepat.

"Saya minta agar penanganan bencana dapat dilaksanakan dengan cepat dan baik seperti bantuan pelayanan kesehatan, ketersediaan logistik, dan kebutuhan dasar bagi para pengungsi serta juga perbaikan infrastruktur," ujar Jokowi.

Kepala Negara pun meminta seluruh masyarakat mengikuti arahan petugas di lapangan.

Ia juga mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan dari bencana banjir dan longsor karena meningkatnya curah hujan yang ekstrem.

"Perhatikan selalu peringatan dini dari BMKG dan aparat di daerah," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, intensitas hujan tinggi yang mengguyur sejak Jumat 2 April 2021, mengakibatkan Kabupaten Bima, NTB dilanda banjir.

Data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupten Bima, tercatat banjir telah merendam ratusan rumah di empat kecamatan dan beberapa warga terpaksa harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Banjir disertai dengan longsor juga terjadi di kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur, Kabupaten Lembata, NTT, Minggu 4 April 2021 Informasi terkini, Senin 5 April 2021  banjir dan longsor telah mengakibatkan 55 rumah rusak di dua kecamatan itu.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi: Saya Memahami Kesedihan Saudara-saudara akibat Banjir dan Longsor NTT-NTB"

Editor: Damanhuri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved