Breaking News:

Kutuk Radikalisme, Ketua Umum PBNU : Jangan Sampai Budaya Bobrok Dibawa ke Sini

Menjaga agar jangan sampai budaya intoleran dari luar dibawa dan diterapkan ke Indonesia.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj di Cibinong, Selasa (6/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj mengatakan bahwa NU akan selalu menjaga keutuhan nasional.

Menjaga agar jangan sampai budaya intoleran dari luar dibawa dan diterapkan ke Indonesia.

"Jangan sampai budaya bobrok dibawa ke sini. Budaya carut marut bobrok kok dibawa ke sini," kata Said Aqil Siradj seusai menghadiri acara NU di Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (6/4/2021).

Dia menjelaskan bahwa pihak pemerintah dan ulama di negara lain pun ingin menghapus intoleran dan radikalisme.

Mereka ingin bisa hidup dengan toleransi meski berbeda suku dan budaya.

"Pemimpin dan ulama mereka ingin seperti Indonesia, bisa hidup dengan toleransi walaupun beda suku, beda budaya, beda agama, aman tentram. Malah di antara kita ada yang mengimpor budaya mereka," katanya.

Dia menegaskan bahwa PBNU mengutuk segala bentuk kekerasan.

"Jangankan itu bom, intoleransi saja itu bertentangan dengan Islam," pungkasnya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved