Breaking News:

Dukung Penuh Kegiatan Pencegahan Stunting, Kades Waru Jaya Parung Pastikan Tak Ada Anak Gizi Buruk

Menurutnya, kegiatan tukar pikiran dan pemberian bekal pemahaman terkait pencegahan serta penanganan stunting memang sangat dibutuhkan.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kepala Desa Waru Jaya, Parung, Kabupaten Bogor, Udin S,SE saat menjelaskan tentang dukungannya terhadap kegiatan cegah stunting 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, PARUNG - Kepala Desa Waru Jaya, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Udin S,SE menegaskan, permasalahan stunting di Indonesia menjadi suatu hal yang perlu ditangani secara cepat oleh semua pihak.

Pria yang karib disapa Oqiel itu mengaku senang dengan kehadiran Rotary International Distrik 3410 yang hadit di Desa Waru Jaya, Parung, Kabupaten Bogor, Rabu (7/4/2021), dalam rangka menurunkan angka stunting di Indonesia.

Menurutnya, kegiatan tukar pikiran dan pemberian bekal pemahaman terkait pencegahan serta penanganan stunting memang sangat dibutuhkan, terlebih untuk Pemerintahan Desa.

"Terima kasih dengan kegiatan pemahaman tentang stunting di Desa Waru Jaya, Parung, Kabupaten Bogor. Baik itu dari Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten dan Kota, Kecamatan dan endingnya kan bersentuhan dengan desa," ujarnya.

Lebih lanjut, Oqiel mengatakan kegiatan untuk menjalankan misi kemanusiaan memang harus dilakukan secara bersama, agar utamanya kasus stunting dapat diminimalisir.

"Terkait stunting memang betul ini kita selalu berjalan untuk selalu sosialisasi bagaimana berkaitan dengan kesehatan masyarakat tentunya di desa ini agar gizi buruk tidak terjadi," tegasnya.

"Maka dari itu dengan program digalakkannya stunting ini, jujur saya berterima kasih. Jadi bagaimana kerja sama antara Pemerintah Pusat sampai ke desa untuk bergerak tentang stunting, bisa berjalan baik. Intinya itu saja," tambahnya.

Sementara itu, Oqiel memaparkan bahwa selama ini pihaknya juga aktif untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait stunting.

"Kegiatan ini bagus. Karena masing-masing desa itu, ada kader-kader stuntingnya yang menangani hal itu. Bahkan, ada sosialisasi ke PAUD, itu dilakukan," jelasnya.

Aktifnya para kader di Desa Waru Jaya, Parung, Kabupaten Bogor untuk gencar melakukan sosialisasi menurut Oqiel berdampak baik pula untuk masyarakat.

"Jadi kita itu ada kader yang fokus bertugas melakukan pengecekan kesehatan kepada warga. Setelah dikonfirmasi, Alhamdulillah untuk Desa Waru Jaya, Parung tidak ditemukan kasus gizi buruk," tandasnya.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved