Breaking News:

Kepergok Ngamar, Kelakuan Pasangan Bukan Muhrim saat Digerebek Jadi Sorotan : Menggelikan

Beragam reaksi diperlihatkan sejumlah pasangan bukan muhrim saat terjaring razia.

Editor: Mohamad Afkar Sarvika
TRIBUN LAMPUNG
Ilustrasi Penggerebekan. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Beragam reaksi diperlihatkan sejumlah pasangan bukan muhrim saat terjaring razia penyakit masyarakat (pekat) aparat gabungan Kota Tasikmalaya, Kamis (8/4/2021) dini hari.

Aparat yang terlibat razia jelang Ramadan ini yakni Satpol PP, polisi, serta petugas Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tasikmalaya.

"Kami mendapati tingkah yang menggelikan dari pasangan bukan muhrim yang terjaring," kata Kasi Rehabilitasi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), Dinsos Kota Tasikmalaya, Nining Rukmini, yang ikut razia.

Ada yang berpura-pura sebagai pegawai hotel, ngeloyor begitu saja ke luar dari kamar.

Ada yang mengaku sudah menikah tapi tak bisa memperlihatkan bukti.

Baca juga: Detik-detik Warga Gerebek Ayah Perkosa Anaknya di Ciputat, Pak RT: Kalau Gak Ada Saya Mah Abis

Yang lainnya saat pintu kamar diketuk tak langsung dibuka.

Diduga pasangan di dalam sedang beraksi dan memakai baju dulu sebelum membuka pintu. 

Razia gabungan yang digelar Rabu malam hingga Kamis dini hari ini berhasil menjaring 18 pasangan bukan muhrim.

"Ada pasangan PSK dan hidung belang, ada pula pasangan yang tak bisa memperlihatkan bukti pernikahan," kata Nining.

Pihak Dinsos sendiri ikut razia, menyusul dibukanya kembali program rehabilitasi PSK milik Pemprov Jabar di Sukabumi dan Cirebon.

"Jadi kami ikut razia dalam rangka menjaring PSK untuk direhabilitasi. Mereka diberi pelatihan serta modal kerja dengan harapan tak lagi menekuni profesi PSK," ujar Nining.

(TribunJabar.id)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved