Breaking News:

Tebas Leher Bocah saat Tidur, Pelaku : Takut Tersiksa Kalau Hidup, Mending Sekalian Saya Bunuh

Bocah kecil berusia 9 tahun itu tewas setelah lehernya ditebas menggunakan pedang samurai yang dibawa oleh pelaku

SuryaMalang.com/Kuswanto Ferdian
UA, tersangka pembunuhan di Pamekasan memperagakan adegan ketika hendak membunuh korban, Senin (5/4/2021). 

TRIBUNNEWSBOGOR,COM -- Seorang bocah SD tewas dibunuh oleh tetangganya sendiri yakni UA pria berusia
20 tahun.

Bocah tak berdosa berinisial AATA itu menjadi sasaran amukan UA saat sedang tertidur pulas di kamarnya.

Bocah kecil berusia 9 tahun itu tewas setela lehernya ditebas menggunakan pedang samurai yang dibawa oleh pelaku.

Tak hanya bagian leher, UA yang saat ini sudah ditangkap polisi itu juga melayangkan pedangnya ke tubuh pelaku.

Baca juga: Kisah Gadis 14 Tahun Tak Sadar Sedang Diperkosa Sosok Misterius di Kamar: Celana Sudah Melorot

Baca juga: Kisah Janda Muda Tak Sanggup Tahan Hasratnya, Nekat Minta Ibu Carikan Pria untuk Bercinta di Rumah

Kejadian memilukan ini terjadi di Dusun Ombul, Desa Taraban, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Madura.

Usai diciduk polisi, UA mengaku menyesal karena telah membunuh anak kecil yang tak berdosa.

Menurut pengakuan UA, sebenarnya target utama dia bukanlan bocah tersebut.

Melainkan ayah kandung korban.

"Sebenarnya saya tidak tega waktu mengetahui orang yang saya tebas ternyata masih anak-anak. Karena khawatir takut tersiksa meski hidup, jadi sekalian saya bunuh," kata UA.

Menurutnya, senjata pedang samurai yang dibawanya ke rumah korban ia beli dari seseorang di luar Pulau Madura melalui via online seharga Rp 2.5 juta.

Halaman
1234
Penulis: Damanhuri
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved