Dicecar Najwa Shihab soal Baiat ISIS, Munarman Curiga saat Dibela Peneliti Teroris : Ini Jebakan !

Najwa Shihab lantas menanyakan pernah Munarman melakukan klarifikasi soal pembaiatan ISIS kepada polisi

Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Youtube Najwa Shihab
Munarman dicecar Najwa Shihab di Mata Najwa 

"Berarti anda minta saya dipanggil kan," timpal Munarman.

Munarman merasa Najwa Shihab menggiring opini melalui pertanyaan pernah atau tidak pernah.

"Yang dipanggil Polisi itu peristiwa pidana, jangan menggiring, ini menggiring," kata Munarman.

"Saya bertanya," timpal Najwa Shihab.

"Menggiring itu namanya, bukan bertanya itu, Mba Nana dalam terori hukum itu namanya pertanyaan jebakan, anda tidak boleh melakukan pertanyaan jebakan, itu berbahaya buat opini," kata Munarman.

"Pertanyaan jebakan ? pertanyaan saya simple sekali anda pernah dipanggil atau tidak,

perlu dipanggil tidak ?" kata Najwa Shihab ke narasumber lain.

"Nah itu pertanyaan jebakan juga itu, provokasi itu kalau dalam bahasa lainnya," kata Munarman.

Peneliti Terorisme Universitas Indonesia Ridlwan Habib awalnya berniat membela Munarman.

Menurut Ridlwan Habib citra Munarman di media sosial sudah sangat tercoreng karena adanya video tersebut.

Sudah banyak akun media sosial yang menyebarkan bahwa Munarman ada kaitan dengan ISIS gara-gara video itu.

"Saya mau bela bang Munarman, karena ini sudah viral di media sosial, coba search aja di Twitter Munarman ISIS, keluar semua narasinya adalah Munarman anggota ISIS ikut baiat,

untuk membersihkan nama baik Munarman Polri jangan diam aja dong, kenapa Polri gak hadir,

polri mesti melakukan klarifikkasi yang dilakukan Munarman itu melanggar hukum atau tidak, kalau tidak sampaikan ke publik," kata Ridlwan Habib.

Sementara itu Munarman justru curiga pada Ridlwan.

Munarman mengatakan Ridlwan justru menganjurkan dirinya berurusan dengan hukum.

"Saya kira mas Ridlwan sangat luar biasa pinter, cerdas,

dia membela saya tetapi menganjurkan saya berurusan dengan urusan hukum yang tidak perlu," kata Munarman.

Berita tentang Munarman

Berita tentang teroris

Berita tentang Najwa Shihab

Berita tentang FPI

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved