Breaking News:

Prostitusi Online di Bogor

Kamar Apartemen di Kota Bogor Jadi Tempat Prostitusi, Harga Sewanya Rp 150 Ribu per Jam

Bisnis terlarang FY terbongkar setelah polisi mengungkap praktek prosritusi online di apartmen tempatnya bekerja.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
TribunnewsBogor.com/ Lingga Arvian Nugroho
Barang bukti kasus prostitusi online di Kota Bogor saat rilis pengungkapan, Senin (12/4/2021). 

"Ada sebagian yang memang sudah tau akan dijanjikan untuk mendapatkan uang tambahan, ada yang memang pekerjaannya psk," kata Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Dhonye Erwanto.

Seementara itu FY yang berperan sebagai penyedia kamar menyewa kamar tersebut dari pemilik unit.

Selanjutnya FY pun menyewakan unit yang sudah disewakannya itu untuk praktik prostitusi.

"Iya kalau ini dia ini bukan yang punya unit, tapi dia menyewa lagi dari yang punya kemudian dia sewakan lagi, nah dia dapat keuntungan dari situ," ujarnya.

Dalam menjalankan aksinya itu FY dan DAP menggunakan media sosial.

Bagi Hasil Praktik Prostitusi

Dari bisnis terlarang itu keuntungan yang didapat oleh FY dan DAP berbeda-beda.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Erwanto mengatakan harga yang ditawarkan mucikari dalam sekali kencan adalah Rp700ribu.

Harga tersebut belum masuk ke dalam harga sewa kamar kepada FY sebesar Rp 150ribu.

"Untuk sekali kencan itu Rp700ribu tidak semua masuk ke korban (wanita yang dijadikan PSK) tapi Rp700ribu itu dibagi dua Rp500ribu untuk korban dan Rp.200ribu untuk mucikarinya," katanya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved