Breaking News:

Pengakuan Kakek Tega Cabuli Cucu hingga Tewas, Pelaku Salahkan Setan, Komnas Anak Geram : Tobat Pak!

Komnas Anak soroti kasus sang kakek mencabuli cucunya sendiri yang masih di bawah umur hingga tewas.

Youtube Arist Merdeka Sirait
pengakuan kakek tega cabuli cucu hingga tewas, polisi dan Komnas Anak dibuat geram 

Mendengar pengakuan pelaku, tim polisi dan Komnas Anak langsung menggelengkan kepalanya geram.

Ditambah lagi, pelaku malah menyalahkan setan atas perbuatannya yang tega mencabuli cucu sendiri hingga tewas.

pengakuan kakek tega cabuli cucu hingga tewas, polisi dan Komnas Anak dibuat geram
pengakuan kakek tega cabuli cucu hingga tewas, polisi dan Komnas Anak dibuat geram (Youtube Arist Merdeka Sirait)

Bahkan, salah seorang tim dari Komnas Anak meminta sang kakek untuk bertubat.

"Pak, tobat ya pak. Bapak sholat tobat ya pak," ujar Komnas Anak.

Diminta untuk taubat, sang kakek cuma angguk-angguk.

Baca juga: Sore Ini Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadan 1442 H Digelar, Berikut 3 Tahapan Penentuan Awal Puasa

Baca juga: Layani 25 Pria di Ranjang Tanpa Imbalan, Janda Muda Usia 14 Tahun Ngaku Ketagihan Karena Alasan Ini

Hasil visum, sempat dikira korban terinfeksi Covid-19

KO meninggal dunia pada Selasa (30/3/2021) setelah sempat dibawa ke beberapa rumah sakit.

Sebelum wafat, KO mengalami gejala sesak napas dan mengeluh sakit pada kemaluannya di suatu pagi pekan lalu.

KO lantas dibawa ke klinik, puskesmas, hingga rumah sakit. Akan tetapi, kondisinya terus menurun.

Korban sempat dirujuk ke RSUP Persahabatan, Jakarta Timur. Tak lama kemudian, ia meninggal dunia di sana.

Bocah perempuan korban pencabulan kakeknya meninggal dunia. Keluarga ungkap fakta soal pelaku.
Bocah perempuan korban pencabulan kakeknya meninggal dunia. Keluarga ungkap fakta soal pelaku. (TribunJakarta.com)

KO awalnya diduga terpapar Covid-19. Oleh karena itu, rumah sakit lantas melakukan tes dan diketahui bahwa korban negatif Covid-19.

Namun, dokter juga menginformasikan bahwa KO mengalami luka cukup parah di area vitalnya.

"Setelah itu didalami oleh dokter, ternyata ada kelainan atau kejanggalan di sana, yakni kemaluan korban," ucap WL, paman korban,

Keluarga pun memutuskan mengirim jenazah KO ke RS Polri Kramatjati untuk dilakukan visum.

Hasil visum membenarkan pemeriksaan awal dokter tersebut.

"Dari hasil visum itu memang kondisi kemaluan korban luka parah," kata WL.

Keluarga lantas melaporkan hal tersebut ke kepolisian. Setelah penyelidikan, polisi dengan cepat menangkap TS.

"Kita masih enggak percaya, masih syok. Karena dia (TS) memang sehari-harinya dipercaya jagain si KO ini," tukas WL.

Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Nasriadi membenarkan bahwa pelaku telah diringkus.

"Korban mengalami infeksi pada alat vitalnya yang merambat hingga terjadi infeksi pada kantung kemih dan merambat hingga infeksi ginjal," ujar Nasriadi, dilansir dari Tribun Jakarta, Minggu (4/4/2021).

Berita lainnya soal pencabulan

(TribunBogor/TribunJakarta)

Penulis: Uyun
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved