Breaking News:

Perkuat UMKM, Indocement Berikan Pelatihan Keuangan dan Perijinan Usaha

tujuan pelatihan ini agar peserta dapat membuat laporan keuangan sederhana dan paham akan pentingnya pencatatan keuangan.

Editor: Damanhuri
istimewa
Pelatihan UMKM yang dilakukan secara daring 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - PT Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk memberikan pelatihan Keuangan dan Perijinan kepada para pelaku UMKM (Usaha Kecil. Mikro dan Menengah).

Samsu Panta, Kasi Pemberdayaan Usaha Mikro pada Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor, mengatakan, pihaknya menyambut baik kegiatan pelatihan kepada UMKM yang diselenggarakan oleh Indocemant.

"Karena laporan keuangan dan perijinan usaha sangat penting demi kelangsungan UMKM. Kami juga berharap Indocement dapat membantu memfasilitasi UMKM desa mitra untuk dapat mengurus legalitas dan perijinannya," kata dia.

Menurutnya, tujuan pelatihan ini agar peserta dapat membuat laporan keuangan sederhana dan paham akan pentingnya pencatatan keuangan.

Tak hanya itu, peserta juga dapat mengetahui pentingnya mengurus perijinan usaha UMKM dan tata cara pembuatan perijinan UMKM sesuai ketentuan yang berlaku.

"Peserta mampu melakukan registrasi Nomor Perijinan Berusaha (NIB) secara online untuk keberlangsungan usahanya," terangnya.

Sumarno, Volunteer dari Finance Accounting Division Indocement mengetakan, pelatihan ini diselenggarakan atas kerjasama antara Indocement dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor, serta Koperasi Rancage.

Ia melanjutkan, acara yang diselenggarakan melalui daring tersebut diikuti oleh sebanyak 60 peserta yang terdiri dari 3 lokasi yang berbeda yakni Citeureup, Tarjun, dan Cirebon.

Para peserta UMKM ini datang dari berbagai jenis usaha, antara lain: pengrajin palet, pengrajin akrilik, pengrajin tali plastik bekas, pengrajin ban bekas, pengrajin kaleng, pengrajin kaca (lampu hias), usaha bengkel motor, usaha pembuatan batako, teh rosella, madu, usaha budidaya peternakan ayam, dan usaha kuliner.

"Para peserta sangat antusias dan memberikan pertanyaan-pertanyaan yang terkait dengan usaha mereka. Di akhir sesi pelatihan, peserta juga diajak untuk langsung mempraktekan cara pendaftaran Nomor Perijinan Berusaha (NIB) secara daring," tuturnya.

Tahun sebelumnya lalu, Indocement telah melakukan pelatihan serupa secara offline dengan peserta sebanyak 30 orang dari UMKM desa mitra di sekitar kompleks pabrik Citeureup.

Menurutnya, pentingnya pemberian pembekalan dalam bidang pengelolaan keuangan dan perijinan UMKM desa mitra agar pelaku usaha tersebut dapat berkembang, terutama untuk mendapatkan permodalan dari pihak ketiga.

"Laporan keuangan bermanfaat untuk memberikan gambaran mengenai jalannya usaha tersebut serta menjadi pertimbangan dari pihak ketiga untuk memberikan modal. Legalitas juga sangat penting agar UMKM dapat melebarkan sayap ke pasar yang lebih luas," tandasnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved