Breaking News:

Bupati Bogor Diminta Masukan Soal Kawasan Ekonomi Khusus Lido, Lahan Bermasalah ?

Rakor tersebut membahas soal Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) terkait Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lido

Dokumentasi Pemkab Bogor
Bupati Bogor Ade Yasin melakukan rapat koordinasi melalui video conference dengan Menteri Koodinator Bidang Perekonomian RI, di Sekretariat Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor, Selasa (13/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Bupati Bogor Ade Yasin melakukan rapat koordinasi melalui video conference dengan Menteri Koodinator Bidang Perekonomian RI, di Sekretariat Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor, Selasa (13/4/2021).

Rakor tersebut membahas soal Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) terkait Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lido yang berlokasi di Cigombong, Kabupaten Bogor.

Ade Yasin turut dilibatkan memberikan masukan kaitan penyusunan RPP tersebut.

"Kita daerah hanya diminta untuk memberikan masukan, itu saja,” kata Ade Yasin kepada wartawan.

Terpisah, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Burhanudin membantah jika permintaan masukan ini ditenggarai karena adanya permasalahan di KEK Lido.

Dia menjelaskan bahwa daerah diminta untuk memberikan masukan sebagai bahan RPP KEK guna menghindari adanya kesalahan.

Seperti kesalahan batas, kesalahan data luasan lahan dan kesalahan data desa.

"Melalui video conference kami diskusi, pada intinya semua sudah sesuai rencana, tidak ada masalah," kata Burhanudin.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved