Maling Motor Tewas

Pencuri Motor yang Tewas Dihakimi Massa di Cilebut Bukan Warga Bogor, Begini Kronologi Kata Polisi

Identitas pria pencuri motor misterius yang tewas dihakimi massa di Sukaraja, Kabupaten Bogor

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Handreas Ardian 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Identitas pria pencuri motor misterius yang tewas dihakimi massa di wilayah Cilebut, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor pada Senin (12/4/2021) kini sudah diketahui.

Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Handreas Ardian menjelaskan bahwa pelaku ini berasal dari luar Bogor.

"Inisialnya YA, kelahiran 1994, asal Sumatra Selatan," kata AKP Handreas saat ditemui TribunnewsBogor.com di Mapolres Bogor, Selasa (13/4/2021).

Dari barang bawaan YA, polisi menyita barang bukti senjata tajam badik, sejumlah kunci T, buku rekening dan ponsel.

Polisi kini masih melakukan pendalaman memburu dugaan pelaku lain yang merupakan rekan YA yang pada saat YA kepergok warga, dia melarikan diri.

Seorang pria diduga pencuri motor di kawasan Desa Cilebut Barat, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor tewas diamuk massa, Senin (12/4/2021) pagi.
Seorang pria diduga pencuri motor di kawasan Desa Cilebut Barat, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor tewas diamuk massa, Senin (12/4/2021) pagi. (Ist)

Kronologi

AKP Handreas menjelaskan bahwa pelaku curanmor inisial YA (27) ini sempat masuk ke dalam sebuah rumah korbannya di Jalan Bojonggede - Cilebut, kawasan Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor sekitar pukul 03.30 WIB.

Pelaku hendak mengambil motor yang terparkir di dalam rumah tersebut menggunakan kunci T.

"Masuk rumah korban, mau ngambil motor, korbannya ini bangun, kemudian sempet berkelahi sama korban," kata Handreas.

Korban yang berteriak saat itu, mengundang warga berdatangan ke lokasi kejadian.

Setelah massa berkumpul, amukan massa tak terbendung.

"Sambil teriak minta tolong, warga datang, dia diamuk massa di sana," katanya.

Saat diamankan polisi dan dievakuasi ke rumah sakit, YA masih hidup namun sudah babak belur sampai akhirnya kemudian dilaporkan meninggal dunia di rumah sakit.

Meski begitu, kata dia, polisi tetap memeriksa saksi-saksi dan mencari fakta-fakta di lapangan dan dalam kejadian ini untuk sementara tidak ada penahanan dari warga.

"Penahanan tidak ada," ungkapnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved