Breaking News:

Ramadhan 2021

Dosa Besar, Ini Hukum Berhubungan Suami Istri Siang Hari saat Ramadhan, Wajib Puasa 2 Bulan Penuh

Selain termasuk ke dalam hal yang membatalkan puasa, berhubungan suami istri di siang hari pada bulan Ramadhan juga termasuk dosa besar.

telegraph.co.uk
Ilustrasi 

Kewajiban umat Muslim menjalankan ibadah puasa Ramadhan ini terdapat dalam Surah al-Baqarah ayat 183.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa." [QS. al-Baqarah (2): 183].

Selama menjalankan puasa Ramadhan, terdapat beberapa hal yang dapat membatalkan puasa.

Di antaranya adalah makan dan minum di siang hari pada bulan Ramadhan.

Dikutip dari Buku Tuntunan Ibadah Pada Bulan Ramadhan yang disusun oleh Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, orang yang makan dan minum di siang hari saat bulan Ramadhan, puasanya batal dan wajib menggantinya di luar bulan Ramadhan.

Selain itu, berhubungan suami istri di siang hari saat bulan Ramadhan, puasanya batal dan wajib mengganti puasanya di luar bulan Ramadhan.

Dilansir TribunnewsBogor.com dari Youtube Al-Bahjah TV Selasa, (13/4/2021), Buya Yahya menjelaskan bahwa yang wajib membayar kafarat jika berhubungan suami istri di siang hari yanki suaminya saja.

"Yang membayar kafarat adalah suaminya saja, puasa dua bulan berturut-turut," kata Buya Yahya.

Meski begitu, lanjut Buya Yahya, hal itu tidak lantas membuat sang istri terbebas dari dosa.

Baca juga: Benarkah Gosok Gigi dan Berkumur Dapat Membatalkan Puasa? Ini Penjelasannya

Baca juga: 5 Hal yang Membatalkan Puasa Ramadhan dan Bentuk Denda Bagi yang Bersetubuh

Halaman
1234
Penulis: Vivi Febrianti
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved