Setelah Kisruh Demokrat, Muncul Wacana KLB PKB, Posisi Cak Imin Bakal Tergusur?

Cak Imin seakan ketakukan akan dilengserkan dari kursi ketua umum sehingga AD/ART partai diubah.

Kompas.com
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin ketika ditemui di rumah dinasnya, Jakarta, Jumat (25/5/2018). (KOMPAS.com/ MOH NADLIR) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Setelah kisruh Partai Demokrat yang berujung digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB) oleh kub Moeldoko, kini muncul kabar tak sedap dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)

Internal diisukan menghangat.

Wacana KLB PKB menyeruak ke publik.

Sejumlah petinggi PKB daerah klaim tak puas dengan kepemimpinan Muhaimin Iskandar.

KLB pun menyeruak ke permukaan.

Wacana KLB muncul tak lama setelah KLB Partai Demokrat.

Bagaimana nasib KLB atau muktamar luar biasa PKB? Akankah kandas seperti Demokrat.

Berikut liputannya dirangkum Tribunnews.com, Rabu (14/4/2021) dari berbagai sumber:

Pelanggaran AD/ART?

Munculnya KLB PKB ditengarai karena banyak pelanggaran anggaran dasar dan rumah tangga (AD/ART).

Hal ini diungkapkan oleh Eks Ketua DPC PKB Jeneponto Andi Mappanturu.

Ia juga mengaku merasa dizalimi oleh Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Sebab, seharusnya ia masih mengemban jabatan hingga 2022.

"Tetapi karena kezaliman pak Muhaimin yang mengubah AD/ART pada saat muktamar di Bali di dalamnya sudah tidak demokrasi," tutur Andi kepada Tribun Network, Senin (12/4/2021).

Menurut Andi, Cak Imin seakan ketakukan akan dilengserkan dari kursi ketua umum sehingga AD/ART partai diubah.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved