Breaking News:

Kesal Disebut Bohong, Habib Rizieq Ungkap Alasan Tinggalkan RS Ummi : Darah Istri Naik Jadi 400

Rizieq Shihab bercerita sebelum melakukan swab test PCR, ia merasa tubuhnya segar dan sehat.

Penulis: Sanjaya Ardhi
Editor: khairunnisa
Youtube Kompas TV
Bima Arya dicecar Rizieq Shihab 

"Kenapa dalam BAP anda kok tega anda mengatakan saya ini bohong," kata Rizieq Shihab.

"Saya ingin fokus kepada pendapat saya di sini," kata Bima Arya.

"Ini ada di BAP anda," timpak Rizieq Shihab.

Wali Kota Bogor Bima Arya memberikan kesaksian dalam sidang kasus tes usap (swab test) palsu RS Ummi Bogor dengan terdakwa Rizieq Shihab. Sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (14/4/2021).(DOKUMENTASI TIM KUASA HUKUM RIZIEQ SHIHAB)
Wali Kota Bogor Bima Arya memberikan kesaksian dalam sidang kasus tes usap (swab test) palsu RS Ummi Bogor dengan terdakwa Rizieq Shihab. Sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (14/4/2021).(DOKUMENTASI TIM KUASA HUKUM RIZIEQ SHIHAB) ()

Bima Arya mengatakan waktu itu ia merasa ada yang ditutupi oleh RS Ummi soal kondisi Rizieq Shihab.

"Pertama sebagai ketua satgas saya merasa ada yang ditutupi oleh RS Ummi, terbukti itu terjadi bahwa ada laporan tentang kondisi habib," kata Bima Arya.

Bima Arya mengakatakn ada indikasi Rizieq Shihab positif Covid-19.

"Habib sendiri mengakui ada indikasi dari dokter, dokter ummi juga yang menyebutkan ada indikasi covid," kata Bima Arya.

"Indikasi kan bukan kepastian, indikasi bukan, ini curiga. minta untuk diperiksa pcr., anda sendiri yang menyarankan pcr, saya sudah terima saran anda," kata Rizieq Shihab.

"Penyidik bertanya kepada saya, ketua Satgas apakah anda mengetahui kondisi sebenarnya Habib Rizieq, apakah pertanyaan sesuai dengan kondisi sebenarnya? Saya sampaikan bahwa yang beliau sampaikan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya," terang Bima.

Hakim kemudian bertanya kepada Bima apakah tetap berdasarkan pernyataannya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved