Breaking News:

Komunitas Pedoeli dan Tjinta Indonesia, Lestarikan Sejarah Lewat Karakter Tokoh Nasional

Komunitas Pedoeli dan Tjinta Indonesia (PETJI) Bogor hadir untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat umum terutama kaum milenial

dok Komunitas PETJI
Foto sebelum pandemi Covid-19 di kediaman Abah Yahya, Mantan Pengawal Bung Karno. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Keinginan untuk terus melestarikan sejarah dari perjuangan para tokoh ataupun pahlawan nasional tak hanya diucapkan di bibir saja.

Komunitas Pedoeli dan Tjinta Indonesia (PETJI) Bogor hadir untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat umum terutama kaum milenial bahwa Indonesia memiliki banyak pahlawan dan tokoh nasional yang berjasa terhadap kemerdekaan Indonesia.

Untuk itulah PETJI hadir dengan bergaya menirukan seperti karakter para tokoh nasional.

Tak hanya meniru namun juga mendalami setiap karakter dan sosok para pahlawan untuk diaplikasikan di dalam kehidupan

Mulai dari pakaian, kemudian gerak tubuh hingga menghafal biography atau latar belakang tokoh yang diperankan.

Ketua PETJI, Suryana Hasan mengatakan bahwa kepanjangan PETJI bukan sekedar singkatan.

Namun secara filosofis kata Suryana Hasan Peci memiliki makna tersendiri bagi para pejuang.

"Di dalam buku cindy adam Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat disana dibuku itu ada kutipan Bung Karno yang mengatakan kita harus memiliki ciri khas sebagai bangsa Indonesia," katanya.

Peci yang dulunya sering digunakan oleh para buruh tani, nelayan dan pekerja bahkan hingga ke cendikiawan pada masa perjuangan adalah mrnjadi simbol Indonesia merdeka.

Halaman
12
Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved