Breaking News:

Pulihkan Ekonomi, Pelaku UMKM di Kabupaten Bogor Dibimbing untuk Bisnis Online

Melalui bimtek secara virtual, kata Boy, diharapkan mampu meningkatkan pemahaman, dan motivasi para pelaku UMKM di Kabupeten Bogor.

Dok Pemkab Bogor
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Bank Jabar Banten (BJB) menggelar bimbingan teknis dan seminar secara virtual untuk para Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Rabu (14/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Bank Jabar Banten (BJB) menggelar bimbingan teknis dan seminar secara virtual untuk para Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Rabu (14/4/2021).

Kegiatan ini merupakan salah satu implementasi dari perjanjian kerja sama antara BJB Cibinong dengan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor dalam rangka meningkatkan kualitas UMKM di Kabupaten Bogor.

Para UMKM diajak untuk meningkatkan strategi bisnis berbasis digital.

"Pandemi Covid-19 dan tantangan revolusi 4.0, kita sudah saatnya melakukan bisnis secara online," kata Kepala Cabang BJB Cibinong, Boy Panji Soedrajat.

Melalui bimtek secara virtual, kata Boy, diharapkan mampu meningkatkan pemahaman, dan motivasi para pelaku UMKM di Kabupeten Bogor, dalam melakukan bisnis berbasis digital.

"Dulu kan jamannya orang buka toko gede-gede. Sekarang semua serba digital, apapun ada di genggaman, cukup pakai gadget bisa melakukan berbagai transaksi. Dengan ini kita dapat mendorong memulihkan perekonomian di Kabupaten Bogor," katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor, Asep Mulyana mengatakan bahwa di tengah pandemi ini para pelaku UMKM masih bisa menjalankan bisnisnya.

Menurut Asep, strategi bisnis berbasis digital sangat penting untuk dilakukan, mengingat banyaknya jumlah pelaku UMKM di Kabupaten Bogor yang mencapai 707 ribu UMKM.

"Di tengah pandemi banyak juga UMKM yang memproduksi barang sesuai kondisi saat ini, seperti masker, wastapel pencuci tangan, hand sanitizer dan lainnya. Agar optimal pemasaran maupun transaksi jual belinya pun harus dilakukan secara online," ungkap Asep.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved