Breaking News:

Ramadan 2021

Dari Kontrakan hingga Punya Asrama Santri, Ini Cerita Pondok Pesantren Syababul Rahman di Bogor

Pemuda yang memiliki rasa kasih sayang, peduli, semangat dan enerjik, itu nama tercetusnya Majelis Taklim ataupun Pondok Pesantren Syababul Rahman.

Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
TribunnewsBogor.com/ Yudistira Wanne
Pondok Pesantren Syababul Rahman di Kampung Sawah RT 1/8, Desa Bojonggede, Bojonggede, Kabupaten Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOJONGGEDE - Pemuda yang memiliki rasa kasih sayang, peduli, semangat dan enerjik, itu nama tercetusnya Majelis Taklim ataupun Pondok Pesantren Syababul Rahman.

Majelis Taklim dan pondok pesantren yang berokasi di Kampung Sawah RT 1/8, Desa Bojonggede, Bojonggede, Kabupaten Bogor itu menanamkan amalan Al Quran kepada seluruh santrinya dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

Pimpinan Syababul Rahman, Ustaz Muhammad Ifna mengatakan bahwa awal mula terbentuknya Syababul Rahman berdasarkan semangat untuk menjalankan nilai-nilai Islam yang terkandung dalam Al Quran dan hadist.

"Alhamdulillah Syababul Rahman berdiri dari tahun 2003. Di mana sebelumnya bernama Majelis Bani Abbasyiah nama yang kita ambil nama orang tua telah wafat pada tahun 1993," ujarnya.

Lebih lanjut, Ustaz Ifna mengatakan bahwa Syababul Rahman berdiri atas kebersamaan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan.

"Saat itu saya kondisinya masih kelas 1 SD, usia enam tahun. Dari rasa itulah kami membangun majelis talim tahun 2003 dengan nama Bani Abbasyiah," bebernya.

"Terus kita ikut perjalanan pengajian ke sana- ke sini, baik gabungan dari tingkat RT, RW, Masjid, Musala, semuanya notaben Karang Taruna yang peduli dengan keadaan masyarakat pada umumnya," tambahnya.

Baca juga: Menengok Pondok Pesantren Sunanurrahman di Bogor, Bentuk Santri Cinta Al-Quran dan Berwawasan Luas

Pimpinan Syababul Rahman, Ustaz Muhammad Ifna.
Pimpinan Syababul Rahman, Ustaz Muhammad Ifna. (TribunnewsBogor.com/ Yudistira Wanne)

Sementara itu, seiring berjalannya waktu Ustaz Ifna terus menekuni ilmu keagamaan hingga dipertemukan dengan pimpinan Pondok Pesantren yang ada di Bojonggede.

Pertemuan antara Ustaz Ifna dan Pimpinan Ponpes Al Huda turut mempengaruhi pergantian nama Majelis Taklim dan Ponpes milik Ustaz Ifna.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved