Breaking News:

Pria Penganiaya Perawat Keringat Dingin Minta Maaf ke Korban, Istri Malah Tulis Cacian Ini di Medsos

Atas peristiwa ini, JT pun meminta maaf sebesar-besarnya kepada korban, keluarga korban, dan semua pihak RS Siloam.

kolase Sripoku
Pria Penganiaya Perawat Keringat Dingin Minta Maaf ke Korban, Istri Malah Tulis Cacian Ini di Medsos 

"Ibu pikir RS sereceh itu nerima nurse ga berpengalaman dan punya gangguan mental alias psikopat?? Pasalnya jelas bu kalo nyerang duluan, pidana bu, apalagi ada bekas dan divisum," balas @i.love.ken.maudy.

Akunnya diserbu warganet, kini Melisa memilih mengunci akun Instagram-nya.

Baca juga: Sempat Ngaku Polisi, Pria Penganiaya Perawat Tak Berkutik saat Ditangkap, Ekspresinya Jadi Sorotan

Semalam Dijemput

Video penganiayaannya terhadap perawat CRS viral, JT akhirnya diamankan pihak kepolisian.

Semalam, Jumat (16/4/2021), JT dijemput pihak kepolisian di rumahnya.

Video penangkapan JT pun tersebar di media sosial.

Termasuk dengan detik-detik sebelum JT dibawa pihak kepolisian.

Didatangi polisi malam-malam, JT langsung keluar rumah.

JT pun sempat melayangkan beberapa pertanyaan kepada polisi.

Akhirnya Ditangkap, Pria Penganiaya Perawat Bilang Ini saat Dijemput Polisi, Gelisah di Depan Rumah
Akhirnya Ditangkap, Pria Penganiaya Perawat Bilang Ini saat Dijemput Polisi, Gelisah di Depan Rumah (kolase Instagram)

"Bawa barang enggak ?" tanya JT.

"Iya. Ganti pakaian ya," jawab aparat.

Tampak gelisah, JT sempat bolak-balik di depan rumahnya.

JT lantas memainkan ponselnya seraya menelepon seseorang.

Ia juga terlihat menghindari kamera dan menyembunyikan diri di belakang mobil.

Dikutip dari Tribunnews, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi, membenarkan penangkapan tersebut.

Ia mengatakan pelaku saat ini tengah di bawa ke Polrestabes Palembang.

"Nanti ya sabar kita masih di perjalanan menuju Polrestabes Palembang," ujarnya singkat, Jumat (16/4/2021).

Informasi yang dihimpun pelaku ditangkap di kawasan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel.

Kronologi Penganiayaan Perawat

Peristiwa itu berawal saat JT pergi ke rumah sakit untuk menjemput anaknya yang sedang dirawat.

Lalu, JT melihat tangan anaknya berdarah setelah jarum infus dicabut oleh CRS.

Diduga, JT emosi dan memanggil korban ke kamar perawatan.

Setelah CRS datang, JT marah dan langsung menampar wajah korban.

Selain itu, CRS diduga dipaksa untuk bersujud oleh JT dan meminta maaf.

Dari video yang beredar, rekan-rekan korban segera datang menenangkan JT dan juga membawa keluar CRS.
Sejumlah petugas keamanan rumah sakit pun segera datang masuk ke dalam ruang perawatan.

Kondisi Terkini Korban

Sementara itu, Direktur RS Siloam Palembang, dr Bona Fernando menyampaikan kondisi terkini perawat yang mengalami penganiayaan kemarin.

Bona mengatakan, saat ini kondisi memar yang dialami korban mulai berangsur membaik seperti di bagian bibir, tetapi untuk paha kondisinya masih lumayan memar.

"Yang di bibir sudah membaik, untuk di paha masih lumayan. Tapi hari ini saya belum cek lagi ya," ujarnya, Sabtu (17/4/2021).

Bone mengatakan, memar di bagian paha diduga karena tendangan pelaku terhadap perawat yang bersangkutan.

"Iya akibat tendangan. Sedangkan yang lain sudah membaik. Selain itu, kita ada tim psikolog dari RS yang mendampingi korban. Begitu juga rekan-rekan sejawat perawat juga banyak yang memberikan support ke beliau," jelasnya.

Sebab, pasca kejadian kondisi korban mengalami trauma psikis yang harus mendapatkan penanganan intensif.

Pihak RS pun telah memberikan waktu untuk yang bersangkutan beristirahat sembari mendapatkan pendampingan psikolog.

"Kita berikan waktu untuk Christina sampai siap bekerja kembali," ujarnya.

(TribunnewsBogor/Khairunnisa, Kompas, Tribunnews)

Penulis: khairunnisa
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved