Breaking News:

Cerita Kapolsek di Bogor Pernah Ketiduran di Dalam Bedug saat Nunggu Buka Puasa: Kaget Saat Maghrib

engalaman lucu dan tak terlupakan di momen bulan suci Ramadhan bisa dialami oleh siapapun tak terkecuali bagi seorang polisi.

Dokumentasi Polsek Cileungs
Kompol Andri Alam Wijaya saat menerima penghargaan sebagai kapolsek terbaik, Senin (19/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CILEUNGSI - Pengalaman lucu dan tak terlupakan di momen bulan suci Ramadhan bisa dialami oleh siapapun tak terkecuali bagi seorang polisi.

Seorang kepala kepolisian sektor (kapolsek) di wilayah Kabupaten Bogor mengakui malah pernah mengalami ketiduran di dalam bedug saat tengah menunggu waktu berbuka puasa.

Hal ini diakui oleh Kapolsek Cileungsi Kompol Andri Alam Wijaya yang bertugas di wilayah hukum Polres Bogor.

Kompol Andri Alam menceritakan bahwa peristiwa lucu ini dialami ketika dia masih kecil di kampung halamannya di wilayah Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

"Dulu waktu waktu masih kecil, masih SD kelas IV," kata Kompol Andri Alam Wijaya sambil teringat masa kecilnya kepada TribunnewsBogor.com, Senin (19/4/2021).

Pria yang pernah menjabat sebagai Kasat Narkoba Polres Bogor ini menceritakan bahwa saat itu dia ngabuburit atau menunggu berbuka puasa dengan pergi ke masjid.

Baca juga: Jadi Kapolsek Terbaik 4 Bulan Berturut-Turut, Kompol Andri Alam Borong 2 Penghargaan Sekaligus

Kasat Narkoba Polres Bogor, AKP Andri Alam Wijaya saat pengungkapan kasus pabrik tembakau gorila di Mapolres Bogor, Selasa (10/3/2020).
Kompol Andri Alam Wijaya. (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Saat itu, karena masih kecil, pasca shalat Ashar dia ngabuburit sambil bermain di sekitar masjid bersama teman-temannya.

"Lagi bulan puasa terus main ke masjid pas waktunya ashar. Abis shalat Ashar orang pada ngabuburit kemana, kita malah main di dekat bedug situ," kata Andri.

Saat bermain di sekitar bedug, dia mengaku mencoba masuk ke dalam lubang gentong bedug.

Di sana dia diam selama beberapa waktu namun kemudian malah ketiduran.

"Masuk ke dalam bedug ketiduran. Kan bedug itu kayak gentong, masuk ke dalem, ketiduran di dalam bedug," katanya.

Meski ketiduran, Andri mengaku bahwa saat itu dia tidak terlambat berbuka puasa.

Sebab, saat waktu berbuka puasa dia terbangun meski kaget luar biasa ketika bedug dipukul warga menandai berbuka saat maghrib sudah waktunya.

"Ada orang mukul bedug pas buka puasa langsung kaget kan, dug dug dug, jadi kebangun," kata Andri Alam sambil tertawa.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved