Breaking News:

Ramadhan 2021

Kebanjiran Pesanan saat Ramadhan, Pengusaha Cincau Hitam di Bogor Raih Omzet Rp 15 Juta per Hari

Produsen cincau hitam, Dede Sumantri mengaku bahwa omzet yang diraihnya mengalami peningkatan meski ibadah puasa baru masuk pekan pertama.

TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Proses pembuatan cincau hitam di Desa Gunung Mulya, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TENJOLAYA - Produsen cincau hitam di Desa Gunung Mulya, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor kebagian berkah saat bulan Ramadhan 1442 Hijriah tiba.

Produsen cincau hitam, Dede Sumantri mengaku bahwa omzet yang diraihnya mengalami peningkatan meski ibadah puasa baru masuk pekan pertama.

Lebih lanjut, Dede mengatakan, sebelum Ramadhan, dirinya hanya memproduksi puluhan kaleng cincau hitam untuk dijual ke pasaran.

"'Dari semula hanya 50 kaleng sekali produksi, namun saat Ramadan ini bisa mencapai 200 kaleng sekali produksi. Untuk harga jual ada kenaikan dari semulanya Rp 45 ribu, saat Ramadhan harga jual ke pedagang itu Rp 50 ribu," ujarnya.

Cincau hitam buatan Dede ini untuk memenuhi pesanan hingga ke luar kota.

"Untuk pemasaran itu, saya biasa distribusikan ke pasar tradisional yang ada di Bogor dan Sukabumi," sambungnya.

Terkait omzet, Dede membeberkan, untuk saat ini pendapatan per hari ketika memproduksi dapat meraup keuntungan Rp 15 juta, dibandingkan dengan hari hari biasa hanya mendapatkan Rp 2 juta.

"Alhamdulillah berkah saat Ramadan ini meksipun tidak sebesar sebelum ada pandemi itu bisa dapat Rp 30 juta sekali produksi," jelasnya.

Dede memaparkan, cincau hitam saat Ramadhan banyak dicari masyarakat lantaran dijadikan sebagai makanan herbal yang dapat memperlancar pencernaan dan panas dalam.

Halaman
12
Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved