Breaking News:

Diminta Tanggung Jawab Soal Kerumunan di Megamendung, Rizieq Shihab : Tidak Ada Urusan

Rizieq mengatakan acara peletakan batu pertama pembangunan masjid di Pondok Pesantren Markaz Syariah Megamendung pada November 2020 adalah kegiatan in

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kedatangan Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq di Puncak Bogor disambut ribuan simpatisan, Jumat (13/11/2020). 

Kuasa hukum Rizieq Shihab, Sugito Atmo Prawiro juga menerangkan bahwa kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan di Megamendung, Bogor, Jawa Barat sangat dipaksakan.

Kliennya seolah dipaksa bertanggung jawab atas peristiwa yang bukan bersumber darinya.

"Kalau menurut saya ini sangat dipaksakan yang terkait kejadian di Megamendung," ucap Sugito di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (19/4/2021).

Diketahui dalam perkara ini, eks pentolan FPI Rizieq Shihab dilaporkan atas dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam acara di Pondok Pesantren Alam Agrokultural Megamendung, November 2020 lalu.

Perkara bernomor 226/Pid.B/2021/PN.JktTim ini, Rizieq Shihab didakwa melanggar Pasal 93 UU nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan jo pasal 14 ayat (1) UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular jo 216 ayat 1 KUHP.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Rizieq: Tidak Ada Urusan Kerumunan Masyarakat dengan Tanggung Jawab Saya Selaku Pemilik Ponpes

Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved