Breaking News:

Pastikan BST Tepat Sasaran, TKSK Bojonggede Bogor Sambangi Rumah Warga

Pria yang karib disapa Cepoy itu menjelaskan bahwa penyaluran BST tahap 12 dan 13 kali ini terkendala dengan alamat penerima BST yang kurang lengkap.

TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Bojonggede, menyambangi rumah warga yang belum mengambil Bantuan Sosial Tunai (BST). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOJONGGEDE - Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Bojonggede, menyambangi rumah warga yang belum mengambil Bantuan Sosial Tunai (BST).

Ketua TKSK Kecamatan Bojonggede, Asep Suhana mengatakan, sistem jemput bola ini dilakukan sebagai salah satu bentuk tanggung jawab agar BST tersebut tepat sasaran.

Pria yang karib disapa Cepoy itu menjelaskan bahwa penyaluran BST tahap 12 dan 13 kali ini terkendala dengan alamat penerima BST yang kurang lengkap.

"Jadi hari ini penyaluran di tahap 3. Kita punya penyaluran melalui BST dari tanggal 10 April lalu kita sudah salurkan. Dari Desa kemudian melalui kantor pos," ujarnya, Selasa (20/4/2021).

"Kemudian sisanya yang tidak mengambil itu kita telusuri alamatnya. Jadi kita koordinasi dengan Kecamatan, karena data yang kita terima pada tahap kali ini cukup sulit karena tidak tercantum RT dan RW. Akhirnya, kita keliling mencari alamat dan mendatangi yang berhak menerima," sambungnya.

Lebih lanjut, Cepoy memaparkan bahwa penerima BST itu harus menunjukkan kartu keluarga (KK) dan e-KTP.

"BST ini bernilai Rp 600 ribu. Per bulan itu Rp 300 ribu. Ini akumulasi bulan Maret dan April 2021," bebernya.

Sementara itu, Cepoy membeberkan, untuk penerima BST di Kecamatan Bojonggede jumlahnya mencapai ribuan orang.

"Tahap 12 dan 13 itu Kecamatan Bojonggede ada 6668 penerima BST," ungkapnya.

Warga RT 2/12, Sugiem gembira ketika TKSK Bojonggede menyambangi rumahnya untuk memberikan BST.

"Alhamdulillah. Saya tidak menyangka kalau sampai didatangi seperti ini. Saya tadi menerima BST senilai Rp 600 ribu. Saya menunjukkan e-KTP dan kartu keluarga," tabdasnya.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved