Breaking News:

Resmi Dirilis di Indonesia, Instagram Lite Klaim Anti Nge-Lag dan Akses Mode Ringan

Dalam peluncurannya, Facebook sengaja menyasar pasar negara berkembang dan ada 170 negara yang disasar.

Editor: khairunnisa
Kolase Foto TribunnewsBogor.com
ilustasi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Aplikasi media sosial Instagram dan Facebook secara bersamaan meluncurkan versi mode ringan yang diperuntukkan bagi pengguna ponsel Android.

Bertepatan dengan momen Ramadhan ini, Indonesia patut berbangga karena menjadi salah satu negara yang masuk dalam daftar peluncuran Instagram Lite.

Aplikasi terpopuler di dunia itu memang sangat mengerti kebutuhan penggunanya yang menginginkan akses cepat dengan mode yang ringan.

Instagram berharap dengan diluncurkannya versi ringan ini dapat banyak membantu banyak penggunanya yang berada di negara atau lokasi dengan koneksi internet yang terbatas, atau konsumen dengan smartphone kemungkinan besar berbasis Android dan berspesifikasi low end.

Aplikasi ini memang sangat ringan untuk penyimpanan internal.

Total hanya butuh 2 MB kapasitas penyimpanan di ponsel ketimbang versi aslinya yang membutuhkan ruang sebesar 34 MB.

Peluncuran Instagram yang juga merupakan anak perusahaan Facebook ini mengambil momen bulan Ramadan 2021 dan tema Bulan Kebaikan yang diangkat Facebook dan keluarga aplikasinya.

"Dengan kehadiran Instagram Lite dan kampanye #MonthofGood, kami ingin Instagram menjadi tempat bagi para pengguna menjadi pribadi yang lebih kreatif dan ekspresif untuk terus berbagi kebaikan dengan orang-orang tercinta yang terhubung secara virtual," kata pimpinan Facebook untuk Indonesia, Peter Lydian, dalam siaran pers, Senin (19/4/2021).

Baca juga: Pura-pura Beri Tumpangan, Pria Ini Perkosa Ibu Muda di Tengah Sawah

Baca juga: Perawat yang Dianiaya Disebut Judes ke Pasien, PPNI Balas Melisa Istri JT : Justru Dia yang Psikopat

Sementara untuk Facebook, jejaring media sosial rintisan Mark Zuckerberg telah resmi merilis Instagram Lite untuk Android pada awal Maret lalu.

Dalam peluncurannya, Facebook sengaja menyasar pasar negara berkembang dan ada 170 negara yang disasar.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved