Breaking News:

RS Lapangan Kota Bogor Dinonaktifkan, Bima Arya: Semoga Tidak Ada Lonjakan Kasus

Pemerintah Kota Bogor menonaktifkan RS Lapangan di GOR Pajajaran setelah kasus positif Covid-19 mengalami penurunan.

Istimewa/Pemkot Bogor
Bima Arya juga memberikan apresiasi kepada 252 tenaga kesehatan dan non-nakes RS Lapangan yang telah mendedikasikan diri dalam panggilan pengabdian ini. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Rumah Sakit Lapangan Covid-19 Kota Bogor yang terletak di komplek GOR Pajajaran, Tanah Sareal, dinonaktifkan per Senin (19/4/2021).

Langkah ini diambil Satgas karena tren kebutuhan pasien Covid-19 yang harus dirawat semakin menurun.

Meski demikian, Pemkot Bogor tetap menyiagakan 21 rumah sakit rujukan dan tempat isolasi untuk OTG di Pusdiklat BPKP.

“Hari ini Rumah Sakit Lapangan Covid-19 Kota Bogor dinonaktifkan karena kebutuhannya menurun bahkan BOR (tingkat keterisian tempat tidur) nyaris tidak ada. RS Lapangan ini kan didirikan untuk memenuhi kebutuhan tempat tidur yang sangat tinggi ketika itu. Sekarang ini kasusnya cukup terkendali, jauh dibawah ambang batas WHO. Semua bisa tercukupi di Faskes atau RS Rujukan yang ada,” ungkap Bima Arya, Senin (19/4/2021).

Bima Arya menyebut, penonaktifan RS Lapangan ini bukan berarti dihilangkan.

Pihaknya tetap mewaspadai dan mengantisipasi agar tidak lonjakan kasus lagi.

“Kalau ada lonjakan, tentunya RS Lapangan ini kembali akan dibutuhkan. Tergantung kebutuhan tadi. Mudah-mudahan terus terkendali,” ujar Bima.

“Hope for the best, but prepare for the worst. Tentunya kita berharap untuk yang terbaik (tidak ada lonjakan), tetapi tetap bersiap untuk kemungkinan terburuk,” tambahnya.

Untuk itu, lanjut Bima, alat kesehatan tetap akan disiagakan di gedung RS Lapangan tersebut. “Alat-alat masih tetap di sini. Semua standby dan semua siaga. Kalau ada panggilan tugas, semua nakes akan kembali bertugas. Kalau situasi kembali naik, ini akan kita aktivasi lagi. Sementara nakesnya ada yang kembali lagi bertugas di Faskesnya masing-masing, seperti RSUD, tapi sisanya standby saja,” jelas Bima.

Selama 90 hari dioperasikan, Bima Arya mengatakan RS Lapangan sangat efektif menekan penyebaran Covid-19 dan membantu penyembuhan pasien.

Halaman
12
Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved