Breaking News:

Masih Dibahas, Ini 15 Penyimpangan Seksual yang Akan Dilarang Dalam Raperda P4S Kota Bogor

Wakil Ketua Pansus Raperda Pencegahan dan Penanggulan Perilaku Penyimpangan Seksual Sri Kusnaeni mengatakan pembahasan mengenai redaksional pasal

istimewa
DPRD Kota Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian  Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor masih terus melakukan penyusunan draf rancangan peraturan daerah (Raperda) Pencegahan dan Penanggulan Perilaku Penyimpangan Seksual (P4S).

Wakil Ketua Pansus Raperda Pencegahan dan Penanggulan Perilaku Penyimpangan Seksual (P4S) Sri Kusnaeni mengatakan pembahasan mengenai redaksional pasal pasal yang dituangkan ke dalam draft penyusunan Raperda P4S hampir seuruhnya rampung.

"Iya pasal-pasal yang ada sudah dibahas. tinggal satu pasal yang blum disepakati," ujarnya.

Dalam Raperda tersebut kata Sri Kusnaeni mencakup beberapa aspek diantaranya adalan pembinaan dan pencegahan serta tentang bentuk penyimpangan seksual.

Ada sekitar 15 bentuk penyimpangan seksual yang dimasukan ke dalam draft Raperda P4S.

Diantaranya adalah laki-laki penyuka laki-laki, perempuan penyuka perempuan, biseksual, waria, pamer alat vital, pengintip, seks dengan kekerasa, pecinta mayat, ketertarikan terhadap benda mati/objek seksual.

Saat ini kata Kusnaeni proses pembahasan raperda masih dalam tahap pembahasan mengenai sanksi.

"Hampir semua asal sudah sepakati, tapi masih ada satu yang masih dalam pembahasan yakni mengenai sanksi," katanya.

Pembahasan mengenai sanksi dalam penyusunan draft Raperda P4S memang sempat ramai.

Halaman
123
Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved