Breaking News:

Kakek Cabuli Bocah di Bogor

Viral Kakek di Ciseeng Nyaris Diamuk Massa Diduga Perkosa Bocah, Polres Bogor Lakukan Penyelidikan

Kakek di Desa Cibentang, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor nyaris diamuk massa pada Rabu (21/4/2021) malam.

istimewa
Beredar video kakek diduga pelaku pemerkosaan nyaris diamuk massa di Desa Cibentang, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Kakek di Desa Cibentang, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor nyaris diamuk massa pada Rabu (21/4/2021) malam.

Kejadian ini viral setelah videonya beredar di media sosial.

Dalam kabar beredar disebutkan bahwa 2 kakek diduga melakukan perbuatan tak senonoh terhadap anak 8 tahun sehingga amarah warga tak terbendung.

Kapolres Bogor AKBP Harun sementara ini masih belum memberikan keterangan detil terkait perkara tersebut.

Dia menuturkan bahwa penyelidikan masih dilakukan atas dugaan pemerkosaan kakek terhadap bocah ini.

"Masih dalam penyelidikan itu," kata AKBP Harun saat ditemui TribunnewsBogor.com di Mapolres Bogor, Kamis (22/4/2021).

Perkara tersebut, kata dia, masih dalam penanganan termasuk pemeriksaan visum terhadap korbannya yang merupakan anak di bawah umur.

Sebelumnya diberitakan, Kades Cibentang Hasanudin membenarkan adanya dua pria tua diduga pelaku pemerkosaan anak di bawah umur berinisial EN (65) dan SN (50) nyaris diamuk massa.

"Memang benar adanya seperti itu. Kami Pemdes mengamankan pelaku dari amukan massa," kata Hasanudin saat dikonfirmasi wartawan.

Hasanudin menjelaskan, ketika dirinya tengah berbincang dengan pihak keluarga korban, warga yang emosi berdatangan dan mengincar pelaku.

"Adapun permasalahan pemerkosaan atau pelecehan seksual yang terjadi, kami belum sempat terlalu jauh menanyakan ke pihak korban karena massa sudah berdatangan," jelasnya.

Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, Hasanudin langsung berkoordinasi dengan pihak Kepolisian.

"Massa sudah ramai. Untuk kelanjutannya pelaku dan korban saya amankan dengan koordinasi dengan pihak berwajib. Itu untuk menghindari pelaku dari amuk masa. Sekarang sudah ada di Polsek Parung," bebernya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved