Breaking News:

Tunggu Petunjuk Teknis Larangan Mudik, Pemkot Bogor Akan Terapkan Aturan Bawa Surat Antigen

Meski demikian pihaknya berencana akan melakulan pemeberlakuan wajib menunjukan surat rapid antigen kepada pengunjung tempat wisata.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pemerintah Kota Bogor mendukung kebijakan pemerintah pusat yang menerapkan aturan larangan mudik.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan bahwa rencananya Dinas Perhubungan Kota Bogor bersama jajaran Polresta Bogor Kota akan membuat sembilan titik sekat di pintu keluar masuk Kota Bogor.

"Tapi masih menunggu petunjuk lebih jauh dari pemerintah pusat dalam hal ini Kemenhub dan kepolisian RI," katanya saat ditemui ketika melakukan peninjauan vaksinaai di Puri Begawan, Kota Bogor Sabtu (24/4/2021).

Dedie menegaskan pada prinsipnya Kota Bogor akan melakukan segala upaya untuk melakukan pencegahan terhadap mereka yang akan melakukan mudik.

"Iya karena kita berupaya semaksimal mungkin menurunkan tingkat resiko terjadinya ledakan kasus covid baru seperi di India," katanya.

Terkait akan ada rapid tes massal di tempat tempat layanan tranaportasi umum Dedie menyebut masih dalam pembahasan.

Meski demikian pihaknya berencana akan melakulan pemeberlakuan wajib menunjukan surat rapid antigen kepada pengunjung tempat wisata.

"Kemudian yang ditekankan lebih ketat itu jangka waktunya, biasanya untuk antigen itu kan berlaku tiga hari, kita minta hanya berlaku satu hari," katanya.

Kebijakan itu kata Dedie akan mulai diberlakukan rencananya pada 6 Mei 2021 mendatang

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved