Breaking News:

8 Prosedur Baru Jemaah Haji Indonesia, Vaksin Dua Kali Hingga Banyak Karantina

Ada delapan prosedur yang harus dilakukan jemaah sebelum, saat dan sesudah berangkat haji pada 2021.

Editor: Tsaniyah Faidah
Tribunnews/Muhammad Husain Sanusi/MCH2019
8 prosedur yang harus dilakukan jemaah sebelum, saat dan sesudah berangkat haji pada 2021. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Meski belum ada kepastian soal penyelenggaran haji 2021, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah menyusun protap baru jemaah haji selama masa pandemi.

Ada delapan prosedur yang harus dilakukan jemaah sebelum, saat dan sesudah berangkat haji pada 2021.

1. Setiap jemaah haji harus lakukan dua vaksin, Covid-19 dan menginitis

"Sebelum melaksanakan proses rangkaian ibadah haji, setiap jemaah haji wajib menjalankan dua vaksinasi, yaitu vaksinasi Covid-19 dan meningitis," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Ramadan Harisman, dikutip dari keterangan tertulisnya pada Rabu (28/4/2021).

"Untuk vaksinasi Covid-19, saya berharap Kabid PHU (penyelenggaraan haji dan umrah) di tiap provinsi harus memastikan jemaah haji yang akan berangkat sudah divaksin," ujar dia.

2. Karantina di Asrama Hajia 3 x 24 jam jelang berangkat.

Ramadan mengatakan, saat tiba di asrama haji, jemaah akan menjalani swab antigen. Kemudian, pada hari ketiga jemaah akan kembali melakukan tes usap (swab) polymerase chain reaction (PCR).

Jika hasilnya negatif, jemaah haji berangkat ke Arab Saudi, namun apabila hasilnya positif, akan dilakukan isolasi mandiri di asrama haji.

3. Karantina tiba Arab Saudi selama 3 x 24 jam

Setibanya di Arab Saudi, para jemaah akan dikarantina dalam hotel di Mekkah, karena kemungkinan jemaah yang diberangkatkan hanya sedikit maka semuanya akan turun di Jeddah.

Halaman
123
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved