Breaking News:

Dengar Kabar Ada Bocah Dibanting ke Kubangan Air, Komnas PA Datangi Polres Bogor

Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) berkunjung ke Polres Bogor terkait kasus perundungan (bully) bocah yang dibanting ke kubangan air.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) berkunjung ke Polres Bogor terkait kasus perundungan (bully) bocah yang dibanting ke kubangan air, Rabu (28/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) berkunjung ke Polres Bogor terkait kasus perundungan (bully) bocah yang dibanting ke kubangan air, Rabu (28/4/2021).

Kedatangan Ketua Umum Komnas PA Arist Merdeka Sirait dan rombongan disambut oleh Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Handreas Ardian.

Dalam kesempatan ini, Arist Merdeka Sirait juga terpantau menemui bocah korban perundungan EG (10) yang turut didatangkan ke Mapolres Bogor.

Arist Merdeka Sirait mengatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan kunjungan balik atas penanganan cepat Kapolres Bogor dengan Kasat Reskrim Polres Bogor dalam penanganan kasus terkait anak.

"Karena dedikasinya yang cukup tinggi dan reaksi cepat terhadap menangani perkara-perkara anak-anak di wilayah Bogor termasuk kasus yang sempat viral, EG," kata Arist Merdeka Sirait kepada wartawan di Mapolres Bogor.

Termasuk pula terkait kasus-kasus kekerasan seksual dengan pelanggaran-pelanggaran terhadap hak anak yang ditangani Polres Bogor lainnya.

"Terimakasih untuk Polres Bogor. Kami bertemu korban-korban yang memerlukan kerja sama penegakan hukumnya, itu yang pertama. Yang kedua adalah membangun satu kerja sama supaya di Kabupaten Bogor ini terjadi penurunan kasus-kasus hak anak," katanya.

Arist menuturkan bahwa ini merupakan hasil dari Komnas PA memberikan penghargaan kepada Kapolres Bogor karena memiliki dedikasi tinggi menangani perkara anak.

"Kami kunjungan balik untuk membangun itu. Dan kami diberikan kesempatan yang luar biasa untuk bertemu dengan korban. Supaya kami tahu persis terkonfirmasi data-data yang ada. Jadi apa yang terjadi dan katakanlah sudah tersebar di publik itu harus dikonfirmasi," kata Arist.

Setelah berkunjung ke Polres Bogor dan menemui korban bully EG, Arist Merdeka Sirait beserta rombongan kemudian bertolak ke Gunungputri, Kabupaten Bogor mengunjungi bayi korban percobaan pembunuhan oleh ibunya sendiri yang juga ditangani Polres Bogor.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved