Breaking News:

Mudik Lebaran

Satgas Covid-19 Siapkan 8 Titik Penyekatan Halau Pemudik, Wisatawan Luar Jabodetabek Dilarang Masuk

Sementara untuk pemudik, kata dia, tetap dilarang melintasi wilayah Kabupaten Bogor dan akan diputar balikan.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kapolres Bogor AKBP Harun dan Bupati Bogor Ade Yasin di Tamansari, Kabupaten Bogor, Selasa (27/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TAMANSARI - Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor siapkan sebanyak 8 titik penyekatan untuk menghalau pemudik Lebaran 2021 pada 6 - 17 Mei 2021.

Ke-8 titik penyekatan ini tersebar di perbatasan wilayah Kabupaten Bogor yang akan dijaga ketat aparat gabungan.

Seperti di titik Gadog, Cariu, Cileungsi, Cigombong, Parung, Jasinga, Cisarua dan Cibinong.

"Terkait dengan penyekatan kita sudah koordinasi, ada 8 titik penyekatan nantinya," kata Kapolres Bogor AKBP Harun kepada wartawan, Selasa (27/4/2021).

Dia menjelaskan aparat gabungan sebanyak 504 personel akan diterjunkan terdiri dari 210 polisi, 42 TNI, Dishub 105 orang, 105 orang Satpol PP dan 42 orang dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor.

Pada pelaksanaanya, tiap pos penyekatan akan dijaga 24 jam oleh petugas secara bergantian (shift).

"Untuk pelaksanaan nantinya petugasnya shift, nanti akan kita jaga terus," kata Harun.

Dia menuturkan bahwa ada dua tipe penindakan yang akan dilakukan dalam pengamanan momen mudik Idul Fitri 2021 ini.

Sementara untuk pemudik, kata dia, tetap dilarang melintasi wilayah Kabupaten Bogor dan akan diputar balikan.

"Kita langsung memutar balikan karena memang larangan untuk melaksanakan mudik sudah jelas," ungkap Harun.

Sementara untuk penindakan wisatawan, mereka tak boleh masuk Kabupaten Bogor kecuali dari wilayah Jabodetabek dengan syarat menunjukan surat rapid antigen dan vaksin.

"Ada pos pelayanan di Gadog untuk wisatawan dan juga antigen mobile dimana ada kerumunan kita tempatkan di situ demi mengantisipai wisatawan yang lolos atau lewat jalur tikus," kata Harun.

Terpisah, Bupati Bogor Ade Yasin melarang wisatawan luar Jabodetabek masuk ke Kabupaten Bogor, meskipun telah membawa surat hasil rapid antigen.

"Meski bawa rapid antigen, yang dari luar Jabodetabek tidak diperbolehkan masuk. Jika masih warga sekitar Jabodetabek, asalkan membawa surat rapid antigen baru boleh masuk Kabupaten Bogor," kata Ade Yasin.(*)

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved