Breaking News:

Fakta Baru Isu Babi Ngepet Viral di Depok, Sosok Pemiliknya Terungkap: Belinya Rp 900 Ribu

Kabar babi ngepet yang berhasil ditangkap cukup menyita perhatian, terlebih warga sudah membunuh hewan babi tersebut.

Penulis: Damanhuri | Editor: Vivi Febrianti
Kolase Tribun Bogor/Tribun Jakarta
Babi Ngepet dan Kalung diduga jimat yang lepas dari leher babi yang ditangkap di Depok, Selasa (27/4/2021) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Warga sempat dibuat heboh dengan video viral babi jadi-jadian atau babi ngepet yang berhasil ditangkap.

Kabar babi ngepet yang berhasil ditangkap cukup menyita perhatian, terlebih warga sudah membunuh hewan babi tersebut.

Baru-baru ini terungkap fakta baru isu soal kabar babi ngepet tersebut.

Bahkan, sosok pemilik babi tersebut pun sudah terungkap.

Kapolres Metro Depok Kombes Imran Edwin Siregar mengatakan, kabar penangkapan babi ngepet di Bedahan, Sawangan, Depok pada beberapa hari lalu kini telah dipastikan sebagai rekayasa.

"Semuanya yang sudah viral tiga hari sebelumnya adalah hoaks, itu berita bohong," kata Kombes Imran Edwin Siregar, Kamis (29/4/2021).

Baca juga: Kabar Terbaru Kasus Babi Ngepet di Depok: Kuburannya Bakal Dibongkar, Alasannya Terungkap

Saat ini, pria berinisial AI merupakan pemilik babi tersebut sudah diamankan oleh polisi.

Imran menjelaskan, rekayasa dimulai ketika di permukiman itu, beberapa warga mengeluh uangnya hilang Rp 1 juta-Rp 2 juta.

Tersangka AI kemudian memesan secara online seekor babi dari pencinta binatang yang dibeli harganya Rp 900.000, dengan ongkos kirim Rp 200.000.

"Tujuan mereka adalah supaya lebih terkenal di kampungnya, karena ini merupakan salah satu tokohlah sebenarnya, tapi disebut tokoh juga tidak terlalu terkenal, jadi supaya dia dianggap saja," ungkap Imran.

Tersangka AI ditahan Polres Metro Depok karena telah membuat isu penangkapan babi ngepet di Bedahan, Sawangan, yang ternyata hasil rekayasa.(Istimewa)
Tersangka AI ditahan Polres Metro Depok karena telah membuat isu penangkapan babi ngepet di Bedahan, Sawangan, yang ternyata hasil rekayasa.(Istimewa) 
Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved