Breaking News:

Pekerja Perkebunan di Citeureup Bogor Mengaku Diintimidasi Orang Misterius, Korban Melapor ke Polisi

Peristiwa itu dialami pekerja PT Primatama Cahaya Sentosa  (PCS) yang sedang membangun mess perkebunan di atas lahan milik PT Buana Estate.

istimewa
Sejumlah pekerja perkebunan di Desa Hambalang, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor mengaku diintimidasi oleh segerombolan orang tak dikenal. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CITEUREUP - Sejumlah pekerja perkebunan di Desa Hambalang, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor mengaku diintimidasi oleh segerombolan orang tak dikenal.

Peristiwa itu dialami pekerja PT Primatama Cahaya Sentosa  (PCS) yang sedang membangun mess perkebunan di atas lahan milik PT Buana Estate.

Mereka mengaku diancam oleh gerombolan orang misterius tersebut disertai pengrusakan di area perkebunan diduga terkait perkara lahan seluas 25 hektare.

Peristiwa tersebut pun akhirnya dilaporkan ke Polsek Citeureup didampingi kuasa hukum dari Ariano Sitorus & Partners.

"Kami menuntut agar kasus ini diusut sampai tuntas dan menemukan siapa yang jadi dalang atas peristiwa tersebut,” kata Ahang Pradata, perwakilan PT PCS dalam keterangan persnya, Selasa (27/4/2021).

Dia menjelaskan bahwa kegiatan pembibitan tanaman dan penghijauan yang dilakukan juga selalu dihalangi-halangi oleh orang-orang yang diduga suruhan tersebut.

Dia menduga bahwa pihak gerombolan tak dikenal ini ingin menguasai lahan 25 hektare tersebut secara sepihak.

Menurut Ahang, lahan seluas 211 hektare di area itu adalah tanah PT Buana Estate yang di akuisisi oleh PT PCS melalui perjanjian pengadaan lahan pada tahun 2016 antara PT Buana Estate dengan PT PCS.

Disertai alas hak kepemilikan SHGU No.149 yang berlaku hingga tahun 2027.

“Fakta di lapangan yang terjadi di atas 211 hektare banyak sekali pihak yang melakukan ilegal occupation dan memperjualbelikan kepada pihak-pihak luar,” katanya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Citeureup Kompol Ricky Wowor ketika dihubungi wartawan membenarkan adanya laporan polisi tersebut.

“Betul, laporan tersebut telah masuk di Polsek Citeureup namun kita limpahkan ke Polres Bogor,” singkat kapolsek.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved