Breaking News:

Polisi Ungkap Narkoba Home Industri

Pemilik Home Industri Tembakau Sintetis di Bogor Kakak Adik, Bagi Tugas Meracik hingga Mengedarkan

Polisi menangkap pengedar dan pemilik home industri pembuatan narkoba jenis tembakau sintetis berinisial RD, RI dan RS.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Barang bukti kasus narkoba home industri diperlihatkan saat konferensi pers, Kamis (29/4/2021). 

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Agus Susanto mengatakan bahwa ketiga tersangka pengedar narkoba tersebut kerap melakukan transaksi narkoba dengan sistem tempel di wilayah Tajur.

Awalnya polisi mendapat laporan bahwa Jalan Raya Siliwangi hingga Jalan Raya Tajur sering digunakan untuk transaksi.

Mendapat laporan itu polisi langsung melakukan penyelidikan.

"Kita monitor, satu orang nempel terus pergi, kemudian yang ngambil itu diikuti oleh tim kita, kemudian kita dalami kemudian dapat yang satu orang kabur itu, kita ketemukan semua di kontrakan itu dan kira temukan alat alat ini (alat peracik narkoba sintetis)," ujarnya.

Atas perbuatannya para tersangka disangkakan pasal pasal 114 ayat (2) subsidier pasal 112 ayat (2) dan pasal 114 ayat (1) subsider pasal 111 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

"Ancaman hukuman paling singkat  enam tahun penjara dan paling lama 20 tahun penjara atau denda paling sedikit Rp. 1.000.000.000, dengan pidana penjara paling lama 10  tahun dan denda paling banyak Rp 1.000.000.000,00," ujarnya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved