Breaking News:

Pengakuan Adam Dalang Rekayasa Babi Ngepet di Depok, Biar Terkenal Rencana Sejak Maret : Saya Khilaf

Adam mengakui, rekayasa babi ngepet itu semuanya berasal dari idenya. Ia mengaku tak ingin mencari untung.

Penulis: khairunnisa | Editor: Damanhuri
Kolase Tribun Jakarta dan Kompas
Pengakuan Adam Dalang Rekayasa Babi Ngepet di Depok, Bikin Rencana Sejak Maret 

"Saya khilaf, saya lemah, iman saya turun sebagai manusia. Setan masuk ke dalam diri saya sehingga saya punya satu pikiran yang sangat-sangat jahat dan sangat tidak masuk akal," kata Adam lagi.

Lebih lanjut, Adam juga mengaku bahwa dirinya sangat menyesal lantaran sudah membuat isu babi ngepet yang meresahkan warga.

"Waktu pengerjaan, namanya manusia lagi dalam keadaan imannya turun, tidak sadar. Ketika sudah terjadi seperti ini, penyesalan sudah tidak ada artinya lagi. Nasi sudah menjadi bubur," kata sambungnya.

Babi Ngepet di Depok Ternyata Rekayasa (kanan), Pelaku Penipuan Ditangkap (kiri), Asal Usul Babi Kini Terungkap
Babi Ngepet di Depok Ternyata Rekayasa (kanan), Pelaku Penipuan Ditangkap (kiri), Asal Usul Babi Kini Terungkap (kolase Tribun Jakarta)

Rekayasa Dalang Babi Ngepet

Kombes Imran menjelaskan, rekayasa dimulai ketika di permukiman itu, beberapa warga mengeluh uangnya hilang Rp 1 juta-Rp 2 juta.

Mengetahui kabar tersebut, ide licik lantas terlintas di benak Adam.

Adam yang kini telah berstatus tersangka punya ide untuk membeli seekor babi.

Babi itulah yang pada akhirnya disebut Adam sebagai babi ngepet.

Tersangka Adam memesan secara online seekor babi dari pencinta binatang yang dibeli harganya Rp 900.000, dengan ongkos kirim Rp 200.000.

Baca juga: Geger Babi Ngepet di Depok Ternyata Cuma Khayalan, Buat Drama Penangkapan, Asal Usul Babi Terungkap

Tujuan Adam merekayasa cerita mengenai babi ngepet tersebut tak lain demi ketenaran namanya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved