Breaking News:

Diusir Gara-gara Tuding Tetangga Babi Ngepet, Bu Wati Siap Mati atau Hidup Dipenjara : Saya Ikhlas

Saat diusir warga Kampung Baru, bu Wati mengaku siap mati hingga ia pun mencoba untuk bunuh diri.

Penulis: Uyun | Editor: Ardhi Sanjaya
kolase Instagram @mintulgemintul/tribunjakarta
Tuding tetangga pesugihan babi ngepet, Bu Wati ngaku siap mati atau dipenjara seumur hidup 

Lebih lanjut, Kajor mengatakan, Wati sudah tidak berada di lingkungannya sejak kemarin sore.

"Pergi dari rumah sekitar pukul 16.00 WIB. Sudah tidak ada di sini, karena ini permintaan warga, jadi dia pergi ikut suaminya. Tinggal di rumah mertua suaminya di daerah Desa Naggerang," paparnya.

Selain itu, Kajor menjelaskan bahwa Wati sudah menempati rumah tersebut sekitar satu tahun.

"Dia tinggal di sini sudah hampir dua tahun, sebenarnya dia baik," ungkapnya.

Ketua RW 10 Kampung Baru, Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Syarif Nurzaman
Ketua RW 10 Kampung Baru, Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Syarif Nurzaman (TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne)

Sementara itu, Ketua RW 10 Kampung Baru, Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Syarif Nurzaman menilai kasus yang menimpa warganya adalah sensasi.

Syarif menjelaskan bahwa pernyataan salah satu warganya yang bernama Wati yang menuding bahwa tetangganya melakukan pesugihan babi ngepet, itu tidak masuk akal.

"Kalau pribadi saya ya, ibu Wati ini memang ingin terkenal. Jadi memang sengaja dibuat sama dia seperti itu," ujarnya, Jumat (30/4/2021).

Lebih lanjut, Syarif mengatakan bahwa keseharian Wati membuka pengobatan tradisional di rumahnya.

"Kesehariannya itu dia membuka pengobatan tradisional, mungkin karena pengen terkenal dia ini paranormal, makanya dia melakukan seperti itu," jelasnya. (*)

(TribunBogor/Tribun Jakarta)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved