Breaking News:

Warga Kabupaten Bogor Nekat Mudik Bakal Kena Sanksi ? Ini Penjelasan Sekda

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor sementara ini belum menentukan ketentuan bagi pelanggar mudik yang lolos dari penyekatan aparat.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Bus Mudik di Terminal Baranangsiang. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor sementara ini belum menentukan ketentuan bagi pelanggar mudik yang lolos dari penyekatan aparat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Burhanudin mengatakan bahwa sementara ini pihaknya akan fokus pada penyekatan di masa larangan mudik tanggal 6 - 17 Mei 2021 nanti.

"Artinya kita upaya dulu lah, urusan nanti tindakannya seperti apakah itu ASN yang melanggar, apakah masyarakat itu yang nyeplos, kira-kira seperti apa, itu nanti sambil berjalan lah," kata Burhanudin, Jumat (30/4/2021).

Dia menuturkan bahwa untuk saat ini akan diupayakan penyekatan secara ketat di sejumlah titik wilayah Kabupaten Bogor demi menghalau pemudik.

Pemudik yang terjaring petugas gabungan nantinya akan diminta untuk kembali atau putar arah.

"Kemarin juga sudah rapat teknis dengan TNI, Polisi, aparat keamanan, kita akan membuat 8 titik pos (penyekatan), bahkan di rapat berkembang nambah satu jadi 9 pos," kata Burhanudin.

Dia mengimbau kepada masyarkat untuk mematuhi larangan mudik dari pemerintah di momen lebaran 2021 ini.

Sebab dikhawatirkan angka kasus Covid-19 kembali melonjak jika pembatasan-pembatasan akt8ifitas masyarakat dilonggarkan.

"Yang jelas saya imbau, karena pandemi belum berakhir, saya diri sendiri dan sayangi orang lain," ungkapnya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved