Perawat Klinik Dibakar
Teriakan Memecah Keheningan Klinik, Wajah Perawat Cantik Berubah Mengenaskan saat Sosok Ini Muncul
Seorang perawat cantik di Malang dibakar hidup hidup oleh orang tak dikenal. Pelaku langsung kabur setelagh beraksi.
Penulis: Mohamad Afkar S | Editor: Ardhi Sanjaya
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pelaku yang membakar perawat cantik di Malang masih misteri.
Disebutkan sebelumnya pelaku mengenakan jaket berwarna hitam, helm dan masker.
Ketika itu, ia tiba-tiba mendatangi korban lalu menyiramkan cairan ke wajah dan tubuh korban.
Kemudian pelaku menyulutkan korek arah tubuh korban sebelum akhirnya kabur.
Peristiwa itu terjadi pada Senin (3/5/2021).
Saat itu korban beridentitas Eva Sofiana Wijayanti tengah beristirahat.
Eva diketahui bekerja sebagai perawat asal Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang.
Korban bekerhja di Klinik Bunga Husada Kalipare.
Baca juga: Fakta Baru Wanita Tewas Dibakar Mantan Suami, Ucapan Pelaku Sebelum Beraksi Ternyata Jadi Kenyataan
Baca juga: Foto Perawat Cantik di Malang yang Dibakar Orang Tak Dikenal, Polisi Ungkap Ciri-ciri Pelaku
Baca juga: Diduga Cemburu, Mantan Narapidana di Cianjur Tega Bakar Kekasihnya Hidup-hidup
Kapolsek Kalipare, AKP Soleh Mas'udi menjelaskan peristiwa nahas itu mulanya terjadi ketika korban tengah beristirahat di Klinik Bunga Husada.
Ketika itu korban sedang masuk kerja shift pagi.
Selang beberapa saat, tiba-tiba datang seorang pria misterius mengendarai sepeda motor Honda Beat merah.

Pria tak dikenal itu langsung merangsek masuk ke dalam klinik menuju ruang istirahat korban.
Saat bertemu korban, pelaku langsung menyiramkankan cairan ke bagian wajah dan tubuh korban.
Pelaku pun menyulutkan korek ke arah tubuh korban.
Setelah itu pelaku langsung kabur meninggalkan lokasi.
Saat kejadian, hanya ada satu saksi saat itu di klinik tersebut.
Baca juga: Geram Suaminya Jarang Pulang, Istri di Bontang Bakar Motor Suami : Saya yang Beli Dia Enak-enakan
Baca juga: Detik-detik Pemuda di Cianjur Bakar Kekasihnya, Kondisi Korban Kritis, Pelaku Buron
Saksi berhasil memadamkan api dengan air dan korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Wava Husada.
Sholeh mengungkapkan jika ciri-ciri pria itu menggunakan jaket hitam, helm dan masker.
Akibat perbuatan itu, korban mengalami luka bakar di dada dan wajah cukup serius.
Korban masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Wava Husada Kepanjen.
Luka bakar yang dialami Eva Sofiana Wijayanti bidan asal Desa Arjowilangun, Kalipare, Kabupaten Malang, mencapai 60 persen.
"Kondisi terakhir korban sadar. Namun di bagian muka (wajah) dada, tangan mengalami luka bakar. Kondisi luka bakarnya cukup besar mencapai 60 persen," ucap Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar ketika dikonfirmasi.
Hingga kini, Hendri menerangkan jajarannya sedang bekerja untuk mengungkap tabir di balik kasus penyiraman cairan mudah terbakar itu.
"Dalam waktu 1 atau 2 hari ini akan kami ungkap pelakunya. Sekitar 3 sampai 4 orang saksi yang sudah kami periksa. Orang-orang terdekat korban juga sudah kami periksa," tegasnya.
Terkait petunjuk-petunjuk yang menyelimuti kasus ini, Hendri belum dapat menjelaskan secara gamblang.
Ada dugaan yang mengarah jika pelaku lebih dari satu orang.
"Nanti kami akan kami sampaikan ke rekan-rekan media," tutup Kapolres sembari menuju mobil dinasnya untuk menghadiri giat di Pendopo Pemkab Malang.
Sementara itu seperti diberitakan TribunJogja.com, Dudik Dwi Jatmiko (50 warga yang tinggal di sekitar klinik bercerita detik-detik ketika dirinya menolong Eva Sofiana Wijayanti yang sedang terbakar.
"Saya dari dapur mendengar teriakan aduh-aduh dari arah klinik. Kemudian semakin keras terdengar dari arah sini (menunjuk pintu keluar)," ucap Dudik ketika ditemui di depan klinik yang ditempati korban.
Saat itu, Dudik menerangkan korban sedang berada di ruang istirahat berteriak meminta tolong.
Ia melihat korban terbakar pada bagian bahu belakang, sedangkan bagian wajah nyaris hangus.
"Saya berupaya padamkan api dari si korban. Saya tepuk-tepuk hingga padam. Daerah wajah kebul-kebul saat saya padamkan. Sepi saya sendirian saja. Beliau sebelum kejadian itu sedang istirahat katanya," ungkap Dudik.
Ditanya tentang sosok penyiram bensin ke wajah korban, Dudik mengaku tidak mengetahuinya.
"Saya tidak sempat melihat. Tapi kata korban pakai helm terus bermasker, pakai jaket dan pakai motor beat (Honda Beat) warna hitam," beber Dudik sembari mengkiaskan gambaran pria tak dikenal yang dijelaskan korban.
Kejadian lain hampir serupa, kasus penganiayaan terjadi di Cianjur, Jawa Barat
Diketahui yang menjadi korbannya adalah seorang gadis berusia 22 tahun.
Sedangkan pelakunya merupakan kekasih korban, DD.
Dilansir dari TribunJabar.id, Pria berumur 33 tahun itu tega menyiramkan pertalite dan membakar kekasihnya sendiri Sabtu (1/5/2021) sekitar pukul 17.30 WIB.
Sedangkan lokasi kejadian berada di Kampung Kertajadi RT 01/01, Desa Kertajadi, Kecamatan Cidaun, Cianjur.
Korban mengalami luka bakar serius dan kini dalam penanganan Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Pelaku sendiri usai melakukan aksi sadisnya melarikan diri.
Hingga saat ini polisi masih menyelidiki motif DD (32) seorang pemuda asal Kecamatan Cidaun yang tega membakar kekasihnya sendiri dengan menyiramkan bensin terlebih dahulu.
Seorang warga Cidaun yang berdekatan dengan lokasi pembakaran, HM (40) mengatakan, bahwa dugaan sementara beredar DD tega membakar kekasihnya sendiri lantaran cemburu.
"Kalau di masyarakat isu beredar karena cemburu," ujar HM melalui sambungan telepon malam ini.
HM mengatakan bahwa pelaku DD adalah seorang mantan narapidana yang baru keluar dari penjara.
"Kira-kira setahun baru keluar dari penjara," katanya.
Pelaku DD (32) alias bentar tercatat sebagai warga Kampung Kertajadi kini diburu pihak Kepolisian Sektor Cidaun dan Polres Cianjur.
Kepala Kepolisian Sektor Cidaun AKP Sumardi SH membenarkan adanya peristiwa kejadian penganiayaan tersebut.
"Benar peristiwa tersebut terjadi di halaman rumah salah seorang warga dan korban mengalami luka bakar cukup serius sehingga kritis dan dilarikan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung," ujar AKP Sumardi SH melalui sambungan telepon.(*)
(TribunnewsBogor.com/SuryaMalang.com)