Breaking News:

Mudik Lebaran

Belaku Mulai Besok, Ini 6 Titik Pos Penyekatan Mudik di Kota Bogor

Operasi Ketupat Lodaya Tahun 2021 dalam masa pandemi Covid-19, sesuai arahan Presiden Joko Widodo adalah untuk melaksanakan larangan mudik

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Posko Penyekatan di Simpang Mal BTM. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Untuk mendukung kebijakan larangan mudik dari pemerintah pusat untuk mencegah penularan Covid-19, Satgas Covid-19 Kota Bogor akan melakukan penyekatan dibeberapa titik pintu masuk di Kota Bogor.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menjelaskan, Operasi Ketupat Lodaya Tahun 2021 dalam masa pandemi Covid-19, sesuai arahan pimpinan yaitu Presiden Joko Widodo adalah untuk melaksanakan larangan mudik.

Nantinya personel gabungan ini bertugas untuk melakukan penyekatan mudik di enam titik akses masuk keluar Kota Bogor dan satu posko utama.

“Bagi para pendatang, Pak Wali Kota sudah menerbitkan regulasi terkait kewaspadaan pemudik dan pendatang, . sehingga para pemudik yang datang kita lakukan pengawasan, demikian juga bagi para pendatang pun kita lakukan pengawasan, mulai dari tingkat RT/RW, khususnya dalam rangka pencegahan penyebaran dan penularan Covid-19 di Kota Bogor,” katanya, Rabu (5/5/2021).

Tak tanggung tanggung, sebanyak 1500 personel dari unsur TNI-Polri, Pemkot Bogor dan elemen masyarakat diturunkan.

Kegiatan ini berlangsung mulai 6 Mei hingga 17 Mei 2021.

Sementara itu, Wali Kota Bogor, Bima Arya menyatakan akan melakukan langkah-langkah dengan TNI dan Polri untuk mengurangi mobilitas warga.

“Pokoknya kita all out, mencegah mudik dan mengatasi kerumunan mobilitas di pasar dan mal. Itu intinya,” tegas Bima Arya.

Khusus kepada wilayah yang menerapkan PPK Mikro, Bima Arya meminta agar memperkuat peran dan fungsi posko PPK Mikro dengan melakukan pengawasan warga yang datang serta mengecek ketersediaan fasilitas isolasi dan tes dalam pelaksanaan fungsi 3 T (Testing, Tracing dan Treatment).

Untuk wilayah zona merah dan oranye, ia juga meminta lakukan koordinasi dengan Satgas Covid-19 untuk menutup tempat wisata dan tempat umum lainnya yang tidak esensial.

"Berikan bantuan sosial sesuai pemetaan ekonomi sosial masyarakat," tuturnya.(*)

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved