Ramadhan 2021

Cerita Ponpes Darul Wafa Rumpin Bogor, Perpaduan Unsur Tradisional dengan Modern

Ponpes Darul Wafa yang mengajarkan tradisi kitab kuning ini didirikan sejak era tahun 90an, berawal dari rasa keprihatinan Kiai Atho dengan daerahnya.

Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Pimpinan Pondok Pesantren Darul Wafa KH Ahmad Ibnu Athoilah, saat berbincang dengan wartawan TribunnewsBogor.com, Khairunnisa. 

"Santri boleh berkreasi, santri salaf itu kita memberikan kesempatan untuk mereka mencari uang sendiri. Kita akan buka tanah 5 hektare untuk berkebun. Jadi kalau tanaman itu berbuah atau berkembang, hasilnya buat mereka," ungkapnya.

Hingga saat ini, santri salaf di Ponpes Darul Wafa ini mencapai raratusan orang.

Bahkan, Ponpes Darul Wafa telah berhasil mengirimkan santrinya melanjutkan pendidikan di luar negeri.

"Alhamdulillah sudah ada yang punya pondok, kuliah di Yaman," bebernya.

Kolaborasi pendidikan

Seiring perkembangan zaman, Ponpes Darul Wafa mengkolaborasikan sistem pendidikan klasik dan modern.

Pada tahun 2018, Ponpes Darul Wafa mengjombinasikan metode modern dan klasik, bermanhaj ahlus sunnah waljamaah yang diharapkan diterima masyarakat dengan jenjang pendidikan SMP dan SMA.

Untuk sekolah SMP dan SMA, terdapat program unggulan di antaranya program bahasa Arab dan Inggris, tahfiz Quran, penguatan kitab turots, natural sains, dan ilmu komputer.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved