Breaking News:

Mudik Lebaran

H-1 Jelang Larangan Mudik, Sopir Bus di Bogor Khawatir Kehilangan Pemasukan

Seperti diketahui pada larangan mudik kali ini, bus atau kendaraan umum yang boleh beroperasi hanyalah rute aglomerasi atau Jabodetabek.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
H-1 jelang aturan larangan mudik yang diterapkan pemerintah pusat membuat sopir bus di Terminal Baranangsiang khawatir kehilangan pemasukan. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Avian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR - H-1 jelang aturan larangan mudik yang diterapkan pemerintah pusat, membuat sopir bus di Terminal Baranangsiang khawatir kehilangan pemasukan.

Seperti diketahui pada larangan mudik kali ini, bus atau kendaraan umum yang boleh beroperasi hanyalah rute aglomerasi atau Jabodetabek.

Seorang sopir bus rute Bogor - Bandung Ilhamsyah, mengeluhkan aturan kebijakann tersebut

Ilhamsyah berpendapat bahwa aturan tersebut sangat memberatkan kehidupan sopir.

"Iya mas tidak ada pemasukan ini liburnya kan lama, sekitar dua mingguan kita gak boleh beroperasi dulu sama pemerintah," katanya, Rabu (5/5/2021).

Ia pun berharap selain menerapkan aturan larangan mudik, pemerintah juga  dapat mencarikan solusi bagi para sopir yang terkena dampak larangan bus.

"Kalau begini kan tidak ada pemasukan untuk keluarga di rumah, ya pemerintah cari solusi, padahal musim lebaran ini banyak penumpang." Imbuhnya.

Sementara itu Kepala Terminal Bogor Moses Lieba Ary menjelaskan, bahwa pada tanggal 6-17 Mei seluruh layanan bus antar kota antar propinsi ( AKAP) dan antar kota dalam provinsi (AKDP) tidak boleh beroperasi sesuai kebijakan dari pemerintah pusat.

Bus yang boleh beroperasi di larangan mudik hanya bus yang melayani rute Jabodetabek.

"Sudah keputusan pemerintah bus tidak boleh beroperasi nanti tanggal 6 itu udah gak boleh ya, jadi yang boleh bus Jabodetabek aja." Katanya

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved