Breaking News:

Cara Membuat SIKM untuk Jenguk Keluarga Sakit atau Meninggal, saat Pelarangan Mudik

ada dispensasi bagi warga yang hendak berpergian karena ada anggota keluarga atau saudara yang sakit hingga meninggal dunia.

Kompas.com
Polisi menghalau mobil pribadi yang membawa penumpang di jalan tol Jakarta-Cikampek untuk keluar ke Gerbang tol Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (24/4/2020). Larangan mudik mulai diberlakukan 24 April 2020 pukul 00.00 WIB. Polda Metro Jaya melarang kendaraan pribadi baik motor atau mobil dan kendaraan umum berpenumpang keluar dari wilayah Jabodetabek. Pemeriksaan dan penyekatan kendaraan tersebut akan dilakukan di 18 titik pos pengamanan terpadu dan pos-pos check point di jalur tikus dan perbatasan.(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Berikut cara membuat SIKM ( Surat Izin Keluar Masuk) DKI Jakarta saat adanya larangan mudik Lebaran 2021.

Sebelumnya, pemerintah menetapkan larangan mudik Lebaran 2021 mulai tanggal 6 hingga 17 Mei 2021.

Namun ada dispensasi bagi warga yang hendak berpergian karena ada anggota keluarga atau saudara yang sakit hingga meninggal dunia.

Akan tetapi untuk berpergian ini ada sejumlah syarat dokumen seperti swab antigen dengan hasil negatif hingga SIKM.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengizinkan perorangan dengan kepentingan mengunjungi keluarga yang sakit atau meninggal dunia untuk keluar-masuk Jakarta selama masa larangan mudik Lebaran pada 6-17 Mei 2021.

Namun orang itu harus mengajukan Surat Izin Keluar Masuk atau SIKM.

Kebijakan tersebut termuat dalam Keputusan Gubernur Nomor 569 Tahun 2021 tentang Prosedur Pemberian SIKM DKI Jakarta yang terbit pada Selasa (4/5/2021).

Lantas, apa saja syarat dan cara membuat SIKM jika terpaksa mengajukan SIKM karena keluarga sakit atau meninggal dunia di luar kota?

Baca juga: Cair Mei, Ini Cara Cek Penerima Bansos PKH dan BPNT, LOGIN cekbansos.kemensos.go.id dan Input Nama

Untuk kunjung keluarga yang sakit

  • KTP pemohon
  • Surat keterangan sakit bagi keluarga yang dikunjungi, dari fasilitas kesehatan setempat
  • Surat pernyataan bermeterai Rp 10.000 dari pemohon yang menyatakan hubungan kekerabatan dengan keluarga yang dikunjungi

Kunjungan duka anggota keluarga meninggal

  • KTP pemohon;
  • Surat keterangan kematian dari puskesmas/RS/Kelurahan/desa setempat;
  • Surat pernyataan bermeterai Rp 10.000 dari pemohon yang menyatakan hubungan kekerabatan dengan keluarga yang meninggal

Baca juga: Asal Muasal Mobil yang Dikendarai Rusdi Jenderal Kekaisaran Sunda Nusantara, Ini Plat Nomor Aslinya

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved