Ramadhan Penuh Berkah Bersama Anak-anak Tangguh Asuhan KPA Kota Bogor

Kegiatan yang rutin dilakukan perdua tahun sekali ini mengusung tema pedulimu hidupkan harapanku.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Bogor mengadakan kegiatan Ramadhan bersama anak-anak tangguh asuhan KPA, Sabtu (8/4/2021) di Ballroom Hotel 1O1. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Bogor mengadakan kegiatan Ramadhan penuh berkah bersama anak-anak tangguh asuhan KPA, Sabtu (8/4/2021) di Ballroom Hotel 1O1.

Kegiatan yang rutin dilakukan perdua tahun sekali ini mengusung tema pedulimu hidupkan harapanku.

Ketua Pelaksana Acara Rena Da Frina mengatakan bahwa kegiatan ini juga mempertemukan antara donatur dengan anak-anak pengidap HIV Aids dan anak-anak yang terdampak HIV Aids.

"Maksudnya terdampak adalah ketika orangtuanya yang terinfeksi virus HIV Aids, dan ada juga disini ada anak-anak berkebutuhan khusus tadi kita lihat ada penampilan mereka sekitar 80an," ujarnya.

Rena menjelaskan bahwa donasi yang terkumpul juga langsung diserahkan kepada penerima.

Selain penyaluran donasi pada kegiatan itu juga menamoilkan berbagai karua seni.

"Iya betul jaddi disini kita lebih menampilkan rumah musik anak spesial, itu khusus untuk anak-anak yang berkebutuhan khusus, ABK jadi mereka tampil mereka dikasih panggung agar mereka kepercayaan diri mereka," ujarnya.

Ia pun berharap kedepan stigma negatif terkait dengan pengidap HIV  bisa dihilangkan.

"Iya karena kita cendrung ketakutkan kita cedrung mengucilkan, padahal HIV itu tidak semudah tetular seperti tbc atau corona ada media khusus yg bisa menukarkan nah selama ini kan stigma dimasyaramat itu kan bahwa hiv itu kalau ada pengidap di jauhkan dikucilkan sebenernya merkeka jangan dijauhkan tapi jauhkan prilaku yang menyebabkan penyebaran HIV," katanya.

Dilokasi yang sama Skretaris KPa yang juga anggota DPRD Jabar dari fraksi PKS Iwan suryawan mengatakan bahwa kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk upaya untuk berkolaborasi dengan berbagai stalkholder.

"Baik dari pihak pemerintah Kota Bogor dalam hal ini Dinas Kesehatan pemerintah kota, puskesmas dan lsm dan lain lain banyak sekali donatur yang ada tiada lain adalah untuk menggugah dan menemukan kepedulian terhadap anak-anak kita anak-anak binaan dari komisi pembinaan Aidz," ujarnya.

Iwan menjelaskan pada penanggulangan anak anak tersebut membutuhkan untuk mendapatkan pendampingan dan penguatan.

"Agar mereka tetap bisa menjalani kehidupan selayaknya seperti anak yang lain dan alhamdulullah dari sentuhan sentuhan itu dari kepedulian itu tumbuh seperti halnya yang lain itu seperti yang kita temukan dari tiga bulan mereka sakit sekadang empat tahun sudah bisa seperti yang lain inilah yang kita dorong agar mayarakat semua memahami bahwa isu ini bukan hal yang sangat menankutkan tetapi bukan untuk menganggap enteng," katanya.

Untuk itu kata Iwan Ia lebih menekankan untuk lebih fokus pada pencegahan

"Pertama adalah tidak adalagi kasus baru dari HiV,  kemudian tidak adalagi yang meninggal karena HIV," katanya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved