Breaking News:

Mudik Lebaran

Ziarah Kubur Ditiadakan, Tukang Bersih-bersih Makam Bingung Cari Penghasilan Penganti

Satu di antaranya adalah penjaga makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Blender, Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Tukang bersih-bersih makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Blender, Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAH SAREAL - Kebijakan peniadaan ziarah kubur di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Cianjur (JabodetabekJur) berimbas kepada penghasilan tukang bersih-bersih makam dan penjual bunga tabur.

Satu di antaranya adalah penjaga makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Blender, Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Tukang bersih-bersih Kurniawan (45) mengaku khawatir, lantaran dirinya mendapat uang tambahan satu tahun sekali pada momentum Idul Fitri.

Namun karena adanya kebiajakan peniadaan ziarah kubur, Ia pun khawatir tidak bisa mencari penghasilan tambahan.

"Kalau sehari-hari memang kerja di sini, cuma kan biasanya momentum seperti ini suka mendapat lebih, ditambah lagi memang sepi kan tidak seperti hari biasa, jadi kalau ziarah enggak boleh, berarti sepi aja terus sampai nanti," katanya, Selasa (11/5/2021).

Biasanya kata Kurniawan, Ia mendapat tips atau upah dari pemilik makam yang menggunakan jasanya untuk membersihkan atau merapihkan makam.

Namun dikaranakan tahun ini ziarah makan ditiadakan, Ia pun kebingungan untuk menafkahi anak istrinya.

"Biasanya itu satu hari sebelum lebaran sampai sekitar satu Minggu sesudah lebaran itu ramai, lumayan lah penghasilannya, kalau ini enggak boleh ya nafkah anak istri dimana?," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved